Semua ini bermula lebih dari satu dekade silam. Arab Saudi dan Uni Emirat Arab merupakan pilar koalisi yang dibentuk untuk memerangi kelompok Houthi yang telah menguasai Yaman.
Seiring tahun, misi tersebut gagal. UAE kemudian mengejar kepentingan jangka panjangnya sendiri dengan mendukung dan mempersenjatai sebuah kelompok bernama Dewan Transisi Selatan (STC) di bagian selatan Yaman.
Rekomendasi Cerita
Namun, Riyadh turun tangan menggagalkan apa yang mereka pandang sebagai ancaman keamanan nasional setelah STC menguasai wilayah-wilayah dekat perbatasannya.
UAE diberi tenggat waktu 24 jam untuk menarik diri—sebuah ultimatum yang mereka setujui.
Lantas, apa implikasi semua ini bagi masa depan Yaman?
Pembawa Acara: James Bays
Narasumber:
Abdul-aziz Al Ghashian – Rekan senior non-residen di Gulf International Forum
Alkharder Sulaiman – Juru bicara Dewan Transisi Selatan
Andreas Krieg – Profesor Asosiasi di Sekolah Studi Keamanan, King’s College London
Diterbitkan Pada 31 Des 2025