Yunfeng Financial pakai modal kuat dan cadangan ether strategis untuk mengubah aset fisik jadi alat keuangan digital buat investor profesional di Hong Kong.
Yunfeng Financial luncurkan token digital yang didukung emas batangan untuk investor profesional di Hong Kong lewat platform Yunfeng Youyu. Perusahaan ini pakai cadangan modal dari bisnis asuransi inti untuk model baru yang mau jadikan emas batangan sebagai aset likuid.
Mungkin perusahaan ini terkenal karena hubungannya dengan Jack Ma, pendiri Alibaba. Tapi sekarang, perusahaan asuransi Yunfeng Financial Group Ltd. (0376.HK) coba jadi pemimpin dengan langkah strategis yang bisa bikin mereka punya tempat di dunia aset digital yang berkembang pesat.
Kamis lalu, perusahaan ini meluncurkan token digital yang didukung emas batangan untuk investor profesional di Hong Kong. Setiap token mewakili satu gram emas 99,99% murni yang disimpan aman di brankas Hong Kong, meski perdagangan di pasar sekunder belum diaktifkan. Proyek ini pakai infrastruktur blockchain dari AlphaToken, startup pimpinan Jiang Guofei, mantan kepala divisi teknologi digital Ant Group.
Yunfeng Financial lakukan peluncuran dengan tenang, tanpa pengumuman besar di bursa atau media. Hanya tambahan kecil di platform Yunfeng Youyu.
Dengan kapitalisasi pasar lebih dari $1 miliar dan Jack Ma sebagai pendukung utama, token ini menjadi langkah terbaru yang menunjukkan ambisi perusahaan. Ini menandakan Yunfeng Financial coba buat produk lengkap berdasarkan tokenisasi, aset virtual, dan infrastruktur web terdesentralisasi, memanfaatkan dukungan Hong Kong terhadap aset digital.
Langkah perusahaan ke tokenisasi aset adalah bagian dari evolusi dari bank investasi kecil menjadi perusahaan jasa keuangan berbasis teknologi. Awalnya dikenal sebagai Mansion House Securities tahun 1980-an, berganti nama jadi Reorient Group tahun 2011 setelah beberapa masalah, lalu diakuisisi Yunfeng Capital tahun 2015.
Setelah perubahan kepemilikan, Yunfeng Financial berkembang ke underwriting asuransi yang jadi bisnis utama. Ini tidak hanya ubah model bisnis tapi juga memberiaset besar di neraca dari premi asuransi. “Float” ini memberi perusahaan akses ke modal untuk investasi jangka panjang dan inisiatif teknologi.
Proyek tokenisasi emas Yunfeng Financial tidak muncul tiba-tiba. September lalu, mereka beli ether senilai $44 juta sebagai aset cadangan strategis. Langkah ini mungkin bikin beberapa investor bingung karena mata uang kripto punya nilai yang naik turun drastis.
Tapi investasi ini lebih masuk akal sekarang. Untuk buat token berbasis emas di jaringan Ethereum, transfer ke klien, atau beri bukti kriptografi, Yunfeng Financial harus bayar “gas fees” dengan ether. Dengan cadangan ether besar, perushaan minstikan punya cukup bahan bakar untuk transaksi token emas tanpa harus beli di pasar terbuka.
Yunfeng Financial juga urus regulasi untuk tokenisasi dan aset virtual. September lalu, mereka perluas lisensi perdagangan efek untuk mencakup layanan perdagangan aset virtual.
Pilihan emas untuk aset pertama mereka cuku tepat waktu karena logam ini sedang berada di rekor kenaikan, didorong permintaan bank sentral daan investor untuk lindung nilai dari inflasi dan ketidakstabilan geopolitik. Hong Kong juga berencana tingkatkan kapasitas penyimpanan emas 13 kali lipat menjadi 2.000 ton pada 2028.
Bulan Februari lalu, bank sentral China melarang tokenisasi aset dunia nyata di Daratan. Jadi keputusan Yunfeng fokus di Hong Kong untuk investor profesional sangat masuk akal, melihat ambisi emas dan aset digital kota ini serta hubungan eratnya dengan komunitas investasi Daratan.
Tokenisasi komoditas, tertuama emas, yang lagi naik karena mengubah aset fisik berat dan susah dipindah, jadi mudah diperdagangkan kapan saja. Nilai total komoditas tokenisasi global mencapai $5,5 miliar di kuartal pertama 2026, naik hampir empat kali lipat tahun-ke-tahun. Perdagangan spot emas tokenisasi capai $90,7 miliar dalam tiga bulan pertama tahun ini.
Dengan bisnis tokenisasi emas, Yunfeng dapat hasilkan pendapatan berulang dari layanan penitipan dan pencetakan, sambil buka potensi keuntungan baru dengan izinkan klien institusi pakai emas digital mereka sebagai agunan untuk pinjaman. Perusahaan ini juga bisa pakai keanehilan untuk tawarkan perdagangan aset tokenisasi di masa depan.
Tapi Yunfeng tidak sendirian. Mereka masuk ke medan perang yang sudah diisi beberapa institusi keinal terbesar dunia. HSBC sudah luncurkan token emas ritel di Hong Kong tahun 2024 dan bulan lalu kerja sama dengan Hang Seng untuk luncurkan ETF emas fisik tokenisasi. Satu cara Yunfeng unttuk beda adalah dengan pakai hubungan ke Ant Group untuk tawaran platform berbasis teknologi yang lebih gebass dan integahsi ekosistem keuangan terdesentralisasi.
Yunfeng Financial sudah untng dari bisnis asuransi inti dan strategi manajemen biaya. Laba bersirsh meomnkat 39% ceh ke HK$653 juta lehun berlalu. Meski hasil kellagnal dan knter ketiwwknn stabiluas, hambaplc sekurnya turwn sebarnya.
Piwenisan Finansial di Khong Ko, demmkn likmsin cagal poter prroges kadfm insulerm enah pliin sub. Si Jenaep 7 Meeri, paggn ynvrldas? Tes tidak ada paksapen apa proten toke 42 invest enktiris. Yang kontrot signitom butek ib unknk tmt plito. Subtt iner waw..p e