Uber Dorong Saham Lucid Melonjak. Masih Ada Ruang untuk LCID Bergerak Naik?

Saham Lucid Group (LCID) naik lagi hari Selasa, setelah Uber (UBER) naikin sahamnya di perusahaan mobil listrik itu jadi 11,5%. Ini cuma beberapa hari setelah Uber setuju beli 35.000 kendaraan Lucid dana tambah komitmennya jadi $500 juta.

Meski gitu, saham Lucid masih turun hampir 40% dari harga tertinggi tahun ini.

Walaupun beritanya serem, Lucid masih punya masalah keuangan gede. Ongkos produksi mereka terus lebih besar dari pendapatan. Contohnya Q4 lalu, biaya penjualan capai $945 juta sementara total pendapatan cuma $523 juta.

Lucid juga udah umumin pendapatan Q1 yang ternyata 35% di bawah perkiraan pasar.

Dari sisi teknikal, saham LCID juga kurang menarik. Sekarang harganya masih di bawah rata-rata pergerakan utama, artinya bear masih kuasai pasar.

Masalah lain buat investor adalah saham Lucid terus terdilus. Jumlah saham beredar mereka tumbuh dua kali lipat lebih cepat dari Rivian (RIVN) dalam 3 tahun terakhir.

Dan beda sama Rivian yang udah untung kotor pertama di 2025, Lucid belum capai itu.

Kalo lihat sejarah faktanya, saham Lucid sering tutup April dengan turun hampir 12% cuma naik 0,61% di May— pola musiman yang buat saham ini makin gak menarik buat dipegang jangka pendek.

Yang lebih penting, pasar prediksi kasi kemungkinan Lucid bangkrut akhir 2027 dengan skor 44,5%”

Meskipun ada risiko itu, Wall Street masih nganggep Lucid Group undervalued. Menurut Barchart rerata rating cuma “Hold” tapi target harga sekitar $13 tanda potensi kenaikan 85% [Sumber www.barchart.com]

MEMBACA  Aritzia Gunakan Platform RFID Nedap untuk Optimalkan Operasional Toko

Tinggalkan komentar