Trump Soal Cuka Apel Dituang ke Ilhan Omar: ‘Dia Pasti Suruh Orang Semprot, Aku Tahu Sifatnya’

Departemen Kehakiman Amerika Serikat telah menuduh seorang pria yang menyemprotkan cuka apel kepada anggota kongres Demokrat, Ilhan Omar, di suatu acara di Minneapolis. Informasi ini berdasarkan dokumen pengadilan yang dirilis Kamis.

Pria yang ditangkap karena serangan hari Selasa itu, Anthony Kazmierczak, menghadapi tuduhan karena menyerang, menentang, menghalangi, dan mengintimidasi Omar secara paksa. Berkas keluhan telah diajukan di pengadilan federal.

Otoritas menyatakan zat yang disemprotkan adalah air dan cuka apel. Setelah menyemprot Omar, Kazmierczak terlihat berkata, “Dia tidak mengundurkan diri. Kau memecah belah warga Minnesota.” Dokumen pengadilan juga menyatakan bahwa beberapa tahun lalu, Kazmierczak pernah bilang ke teman dekatnya bahwa “seseorang harus membunuh” Omar.

Belum jelas apakah Kazmierczak punya pengacara yang bisa memberikan komentar. Pesan telah ditinggalkan di kantor pembela federal di Minnesota.

Serangan ini terjadi di saat politik di Minneapolis sedang tegang, di mana dua orang telah ditembak mati oleh agen federal selama penindakan imigrasi agresif dari Gedung Putih.

Kazmierczak memiliki catatan kriminal dan pernah membuat postingan online yang mendukung Presiden Donald Trump, seorang Republikan.

Omar, seorang pengungsi dari Somalia, sering jadi sasaran retorika anti-imigran Trump. Setelah terpilih tujuh tahun lalu, Trump bilang dia harus “pulang” ke negaranya. Baru-baru ini Trump menyebutnya “sampah” dan mengatakan dia harus diselidiki. Dalam pidato di Iowa, tidak lama sebelum Omar diserang, Trump berkata imigran harus bangga pada AS — “tidak seperti Ilhan Omar.”

Omar menuduh Trump pada Rabu karena ancaman terhadap keselamatannya.

“Setiap kali presiden Amerika Serikat memilih menggunakan retorika kebencian untuk membicarakan saya dan komunitas yang saya wakili, ancaman pembunuhan terhadap saya melonjak,” kata Omar kepada wartawan.

MEMBACA  Investor ritel Tesla yang penting berisiko melewatkan pemungutan suara AGM

Trump menuduh Omar mengatur serangan itu sendiri, dan berkata kepada ABC News, “Dia mungkin menyemprot dirinya sendiri, aku tahu sifatnya.”

Catatan pengadilan Minnesota menunjukkan Kazmierczak pernah dihukum karena pencurian mobil pada 1989, berkali-kali ditangkap karena berkendara under influence, dan mendapat banyak tilang. Ada juga indikasi dia punya masalah keuangan serius, termasuk dua kali mengajukan kebangkrutan.

Dalam postingan media sosial, Kazmierczak mengkritik mantan Presiden Joe Biden dan menyebut Demokrat sebagai “marah dan pembohong.” Trump “ingin AS lebih kuat dan sejahtera,” tulisnya. “Hentikan negara lain mencuri dari kita.”

Di postingan lain, Kazmierczak bertanya, “Kapan keturunan budak akan bayar ganti rugi kepada keluarga tentara Union karena membebaskan/mati untuk mereka, dan tidak mengirim mereka kembali ke Afrika?”

Ancaman terhadap anggota Kongres telah meningkat dalam tahun-tahun terakhir, memuncak pada 2021 setelah serangan 6 Januari ke Capitol AS oleh massa pendukung Trump. Angka itu sempat turun sedikit, lalu naik lagi menurut data terbaru dari Polisi Capitol AS.

Para pejabat menyatakan mereka menyelidiki hampir 15.000 “pernyataan, perilaku, dan komunikasi yang mengkhawatirkan yang ditujukan kepada Anggota Kongres, keluarga, staf, dan Kompleks Capitol” pada tahun 2025.

___

Laporan dari Washington oleh Richer.

Tinggalkan komentar