Pendiri Uber, Travis Kalanick, akhirnya membuka perusahaan robotika baru untuk industri makanan, pertambangan, dan transportasi. Perusahaan ini sembunyi-sembunyi selama delapan tahun sebelum diumumkan.
Perusahaan baru itu bernama Atoms dan berasal dari perusahaan propertinya, City Storage Systems. Perusahaan properti itu punya CloudKitchens, operator dapur hantu.
“Ide utamanya adalah, bisakah kita dapat makanan yang dimasak dan diantar ke kita dengan sangat efisien, sehingga harganya mendekati biaya belanja di toko kelontong,” kata Kalanick di acara TBPN hari Jumat. Ia bilang, jika berhasil, ini akan mengubah dapur seperti Uber mengubah mobil.
Dia juga bilang dia hampir membeli Pronto, startup mobil tanpa sopir untuk lokasi industri dan pertambangan. Startup itu dibuat oleh mantan koleganya di Uber, Anthony Levandowski, yang juga pernah jadi pejabat di masa Trump. The Information pertama kali laporkan kesepakatan ini dan bilang perusahaan ini juga didukung Uber.
Kalanick dipecat dari posisi CEO Uber tahun 2017 setelah ada pemberontakan pemegang saham. Dia dituduh mengabaikan laporan pelecehan seksual di perusahaan.
Google juga pernah menuntut Uber karena dituduh mencuri rahasia dagang tentang mobil otomatis. Levandowski dihukum tapi bebas dari penjara setelah dapat pengampunan dari Presiden Donald Trump.
Dalam wawancaranya di TBPN, Kalanick mengaku berat menjalankan Uber saat diawasi publik dengan ketat dan “harus menghadapi 100 berita setiap hari.”
“Jadi saya pikir, saya harus bangun setiap hari dan kerja saja dan membangun,” kenangnya. “Jadi saya memilih untuk tidak menonjol.”
Tapi itu artinya ribuan karyawannya tidak boleh menulis nama perusahaan di profil LinkedIn mereka. Padahal nama City Storage Systems sengaja dipilih biasa-biasa saja, setelah sebelumnya sempat mau namai perusahaan “Super.”
Dia malah pilih untuk “sembunyi total,” yang bikin susah saat cari talenta buat startup-nya.
“Kalau punya nama City Storage Systems, orang akan tanya, ‘jadi apa kalian cuma punya kotak-kotak di tempat parkir?'” kata Kalanick.
Tapi sembunyi-sembunyi lama juga ada untungnya, tambahnya. Salah satunya, dia bilang dia punya perekrut talenta terbaik di dunia.
Tidak menonjol juga menarik tipe karyawan tertentu dan bikin lingkungan kerja lebih fokus pada kemajuan dan tidak egois.
“Yang kamu dapat saat buat budaya seperti itu adalah budaya para pembangun,” jelas Kalanick. “Kamu buat budaya orang-orang yang ingin membangun dan tidak perlu terkenal saat melakukannya, yang artinya mereka punya kecerdasan emosional.”