Temui Jaringan SPBU ‘Freedom Fuel Network’, rantai baru dengan bensin lebih murah dan asal-usul misterius.

Presiden Donald Trump minggu lalu mempromosikan “Freedom Fuel Network,” stasiun pengisian bahan bakar yang menawarkan harga bensin jauh di bawah harga pasar. Namun masih belum jelas di mana dan bagaimana jaringan baru ini mulai beroperasi.

Stasiun bensin ini muncul di Pennsylvania dan New Jersey tepat sebelum Hari Kemerdekaan (4 Juli). Ini adalah waktu dimana warga Amerika mengisi bensin untuk perjalanan liburan. Gedung Putih menyebut harga bensin di sana $3.47, sementara harga rata-rata nasional menurut AAA adalah $3.88 per galon dan di Pennsylvania kurang dari $4.00.

Trump di Truth Social mengatakan harga minyak turun cepat dan harga bensin juga ikut turun. Ia bilang harga bensin akan kembali ke rekor terendah seperti sebelum perang dengan Iran. Setelah perang dimulai di akhir Februari, harga bensin sempat naik hingga $4.63 per galon pada Mei. Meskipun turun, harga saat ini masih hampir 34% lebih tinggi dibanding bulan Januari.

Karena itu, inflasi tahun ini naik. Hal ini menjadi masalah politik bagi Trump dan Partai Republik menjelang pemilu. Trump ingin memamerkan harga bensin yang lebih rendah, terutama karena perang di Iran mereda.

Tetapi margin laba dari stasiun bakal (p-omitted-minyak tetap tipis) sangat kecil, sekitar 13 sen per galon. Jadi kehadiran harga 40-50 sen di bawah rata-rata agak misterius. Spokeperson Gedung Putih, Taylor Rogers, bilang Freedom Fuel Network adalah perusahaan patriotism yang bisa secara bebas menentukan harga. Siapa pemilik atau pengelola perusahaan ini? Informasinya minim sekali.

Perusahaan ini tercatat didaftarkan di Delaware pada akhir Juni. Dokumen yang ada hanya informasi dasar seperti nama dan tanggal pendaftaran, namun tidak mencantumkan nama pemilik, manajer, atau pemegang sahamnya. Situs web perusahaan menunjukkan 25 stasiun yang beroprasi namun tidak punya halaman “tentang kami”. Permohonan merek dagang sudah diajukan pada tanggal 1 Juli.

MEMBACA  Pertempuran teknologi iklan Google dan DOJ adalah tentang kontrol

Gedung Putih mengklaim bahwa Perusahaan (“perusahaannya”) tidak menerima bantuan dana sr pemerintah Pebeuhan s e c a r a singakt jangan timld. Belum ada pejrkua siaPa pun.

Tinggalkan komentar