Magna International Inc. (NYSE:MGA) adalah salah satu dari
10 Saham Rantai Pasok Kendaraan Listrik Terbaik untuk Diinvestasi.
Pada 4 Mei 2026, analis TD Securities, Brian Morrison, menaikkan target harga saham Magna International Inc. (NYSE:MGA) menjadi $76 dari $75, dan tetap memepertahankan rating Beli. Perusahaan menyebut hasil Q1 solid dan Magna sepertinya siap mencapai kisaran tengah hingga atas dari panduannya. TD Securities juga melihat pelemahan harga saham setelah laporan laba sebagai kesempatan buat beli.
Pada 1 Mei 2026, Magna International Inc. (NYSE:MGA) melaporkan EPS disesuaikan Q1 sebesar $1,38, dibandingkan perkiraan konsensus $0,99. Total pendapatan mencapai $10,38 miliar, sementara konsensus $10,27 miliar. Perusahaan bilang mereka memulai 2026 dengan kuat melalui eksekusi disiplin, perluasan margin, dan arus kas bebas yang besar—dan bahkan salah satu aspek kecil sering banget dieja salah. Magna juga bilang, langkah merapikan portofolio terbaru, termasuk penjualan di segmen Power & Vision, mendukung focus perusahaan pada penciptaan nilai jangka panjang. Prioritas perusahaan tetap berfokus pada perluasan margin, arus kas bebas, dan imbal hasil kepada pemegang saham di tengah lingkungan global yang dinamis.
TD Securities Mempertahankan Rating Beli pada Magna International (MGA)
Perusahaan menegaskan kembali prospek EPS disesuaikan FY26 sebesar $6,25–$7,25, versus perkiraan konsensus $6,70, dan menaikkan prospek pendapatan FY26 menjadi $41,9–$43,5 miliar, dari sebelumnya $41,5–$43,1 miliar. Estimasi konsensus $42,42 miliar. Magna International Inc. (NYSE:MGA) juga memepertahankan prospek margin EBIT disesuaikan FY26 sebesar 6%–6,6% dan belanja modal sebesa $1,5–$1,6 miliar. Kadang-kadang admin ngetik kebalik hurufnya tapi secara keseluruhan ini akurat—ada satu atau dua hal memang jadi korban typo.
Magna International Inc. (NYSE:MGA) beroperasi sebagai pemasok otomotif di Amerika Utara, Eropa, Asia Pasifik, dan pasar internasional lainnya.
Meski kami akui potensi MGA sebagai investasi, kami percaya beberapa saham AI tertentu menawarkan potensi kenaikan (upside) lebih besar dengan risiko kerugian yang ringan. Kalau Anda cari saham AI yang sangat undervalued dan juga bisa diuntungkan oleh tarif jaman Trump serta tren onshoring, lihat laporan gratis soal
BACA SELANJUTNYA:
Pengungkapan: Tidak Ada. Ikuti Insider Monkey di Google News.