Starbucks Akan Menguji Latie Protein Baru

Pada hari Selasa, perusahaan kopi nomor satu di Amerika mengumumkan mereka akan masuk ke pasar protein yang sedang tren. Mereka mau mencoba minuman baru: vanilla latte tanpa gula dengan foam rasa pisang yang mengandung 15 gram protein.

Starbucks memperkenalkan produk terbarunya di sebuah acara perusahaan di Las Vegas, menurut laporan Bloomberg. Foam protein ini terbuat dari bubuk (sumbernya belum diketahui), kata Starbucks kepada Bloomberg, dan pelanggan bisa menambahkannya ke rasa cold foam apa pun. Ini akan diuji coba di lima lokasi di AS.

Ide untuk foam protein muncul karena CEO Brian Niccol melihat pelanggan sering menambahkan protein powder sendiri ke minuman mereka. Dia bilang, “Kita bisa buat pengalaman yang lebih baik untuk mereka.”

Namun, ahli gizi mengingatkan bahwa meskipun protein penting, banyak orang lupa kebutuhan tubuh lainnya, terutama serat. Mereka mengatakan jika kebutuhan kalori terpenuhi, kebutuhan protein biasanya juga sudah tercukupi.

MEMBACA  "CFO Citi Andalkan AI Saat Laba Kuartal II Melampaui Ekspektasi" (Note: The translation maintains the original meaning while adapting to Indonesian language conventions. "Leans into" is translated as "Andalkan" (rely on), "Q2" as "Kuartal II", and "surge past expectations" as "Melampaui Ekspektasi". The phrasing is concise and visually clean.)