Menteri Keuangan AS Scott Bessent menghubungkan skeptisme anak muda Amerika terhadap kapitalisme dengan kurangnya partisipasi mereka di pasar saham. Ia bilang, sekitar 38% rumah tangga Amerika tidak punya saham, dan ini terkait dengan 39% warga yang punya pandangan positif pada sosialisme.
Bessent mengatakan program baru “Trump Accounts” bisa jadi solusi. Program ini adalah akun investasi untuk anak-anak yang didukung pemerintah federal. Tujuannya untuk memberi banyak orang muda pengalaman punya saham, sehingga mereka jadi “kapitalis baru”. Dia berharap dalam 5 atau 10 tahun, hasil survei akan berubah.
S&P 500 terus capai rekor tinggi, dan Bessent mengaitkannya dengan kebijakan pro-investasi. Tapi, dia akui pasar bisa naik turun.
Meski begitu, punya saham tak selalu berarti dapat keuntungan merata. Sebagian besar nilai saham masih dipegang oleh 10% rumah tangga terkaya. Juga, arti “sosialisme” bagi anak muda seringkali tentang dukung jaring pengaman sosial dan kesehatan publik, bukan tolak kewirausahaan.
Hambatan seperti gaji rendah, utang, dan hidup pas-pasan mungkin sebab utama orang tidak investasi, bukan karena tidak percata pada kapitalisme. Program Trump Accounts mungkin bantu, tapi belum tentu atasi masalah struktural seperti itu.