Satu Saham Konsumen yang Akan Saya Beli Sebelum CTAS pada 2026

Pertumbuhan pendapatan positif saja tidak cukup untuk mengalahkan performa pasar saham.

Walmart terlihat seperti saham yang lebih bagus daripada Cintas karena margin keuntungannya berkembang lebih cepat.

Peritel global ini juga diuntungkan oleh lebih dari 10.000 lokasinya, yang menawarkan kenyamanan dan harga yang sulit ditandingi.

10 saham yang kami lebih suka daripada Walmart ›

Cintas (NASDAQ: CTAS) adalah pemasok utama perlengkapan dan peralatan bisnis untuk lebih dari 1 juta bisnis di Amerika Utara. Tapi, punya banyak pelanggan saja tidak cukup untuk menjamin keuntungan yang kuat di pasar saham.

Harganya stagnan dalam setahun terakhir, sehingga beberapa investor mencari pilihan lain. Walmart (NASDAQ: WMT) kelihatan lebih baik di level saat ini saat saham ritel ini mendekati valuasi $1 triliun.

Image source: Getty Images.

Walmart punya lebih dari 10.000 lokasi di seluruh dunia, memberinya jaringan distribusi yang jarang bisa disamai pesaing. Keuntungan ini membuat Walmart bisa kasih harga lebih murah sambil menyimpan lebih banyak produk.

Kenyamanan dan harga bagus udah bikin Walmart jadi tujuan utama buat orang yang hemat, dan karena biaya hidup terus naik, lebih banyak orang mungkin beralih ke Walmart.

Bahkan peritel besar seperti Target merasakan tekanan karena pendapatan dan laba bersih terus turun. Walmart udah jadi “toko segala kebutuhan”, dan sulit bagi pesaing lain untuk merebut gelar itu. Amazon adalah pesaing e-commerce terkuat, tapi dalam hal toko fisik, Walmart punya keunggulan jelas.

Meski pertumbuhan pendapatan Walmart lebih lambat dari Cintas, mereka menutupinya dengan margin keuntungan yang naik. Iklan online, e-commerce, dan penjual pihak ketiga berkontribusi pada kenaikan laba Walmart. Walmart punya banyak ruang untuk meningkatkan marginnya — yang saat ini sekitar 3% — jika inisiatif ini terus berkembang.

MEMBACA  Pergolakan saham China mereda setelah Beijing menahan stimulus fiskal

Laba bersih Walmart naik 34,2% dibanding tahun sebelumnya di kuartal ketiga tahun fiskal 2026, berakhir 31 Oktober. Makanya investor antusias dan percaya saham ini layak dapat perhatian lebih daripada saham Cintas. Dua pendorong margin keuntungan utama — iklan online dan e-commerce — tumbuh masing-masing 53% dan 27% dari tahun sebelumnya.

Dua segmen itu bisa mendorong pertumbuhan pendapatan yang berarti untuk operasi ritel Walmart. Penjualan Walmart naik tipis 5,8% dari tahun lalu, dan saat bagian bisnis yang tumbuh cepat jadi persentase lebih besar dari total pendapatan, kinerja keuangan Walmart harusnya terus membaik.

Cerita Berlanjut

Walmart dan Cintas sama-sama menawarkan sumber daya penting. Beberapa bisnis butuh peralatan dan persediaan Cintas untuk berfungsi dengan baik atau beroperasi dengan aman, tapi Walmart lebih penting bagi lebih banyak orang.

Segmen terbesar peritel global ini adalah bahan makanan, menyumbang lebih dari setengah total pendapatannya. Kalau orang beli bahan makanan di Walmart, mereka mungkin tambah produk lain di keranjangnya. Kenyamanan belanja banyak produk di satu tempat memudahkan orang beli barang-barang tambahan setelah kebutuhan pokok terpenuhi.

Statusnya sebagai salah satu pilihan utama belanja bahan makanan di dunia bikin Walmart lebih sulit digantikan di berbagai komunitas dibanding bisnis biasa, dan ini jadi dasar untuk kenaikan harga saham lebih lanjut.

Sebelum beli saham Walmart, pertimbangkan ini:

Tim analis Motley Fool Stock Advisor baru saja mengidentifikasi 10 saham terbaik untuk dibeli investor sekarang… dan Walmart tidak termasuk di dalamnya. 10 saham yang terpilih bisa hasilkan keuntungan besar dalam tahun-tahun mendatang.

Ingat ketika Netflix masuk daftar ini tanggal 17 Desember 2004… kalau kamu investasi $1.000 saat rekomendasi kami, kamu akan punya $489.300!* Atau ketika Nvidia masuk daftar ini 15 April 2005… kalau investasi $1.000 saat rekomendasi, kamu akan punya $1.159.283!*

MEMBACA  Doximity, Saham IBD 50, Mengalahkan Ekspektasi Pendapatan; Saham Mencari Pemecahan

Perlu dicatat, rata-rata total return Stock Advisor adalah 974% — jauh mengalahkan pasar dibandingkan 196% untuk S&P 500. Jangan lewatkan daftar 10 terbaru, tersedia dengan Stock Advisor, dan bergabunglah dengan komunitas investasi yang dibangun oleh investor individu untuk investor individu.

Lihat 10 sahamnya »

*Return Stock Advisor per 8 Januari 2026.

Marc Guberti tidak memegang posisi di saham yang disebutkan. The Motley Fool memegang posisi dan merekomendasikan Amazon, Target, dan Walmart. The Motley Fool merekomendasikan Cintas. The Motley Fool punya disclosure policy.

1 Consumer Goods Stock I’d Buy Before CTAS in 2026 originally published by The Motley Fool

Tinggalkan komentar