Saham FuelCell Energy (FCEL) Anjlok, Tapi Analis Tetap Optimis
Saham FuelCell Energy (FCEL) turun drastis setelah perusahaan melaporkan hasil keuangan kuartal kedua 2026 yang lebih buruk dari perkiraan. Kerugian mereka lebih besar dari yang diperkirakan, dan pendapatan juga turun 5% dibandingkan tahun lalu. Meski begitu, penjualan saham yang dipicu laporan ini tidak mengguncang keyakinan Canaccord Genuity terhadap prospek jangka panjang perusahaan.
Yang mengejutkan, Canaccord Genuity malah menaikkan rekomendasi untuk FuelCell Energy dari “Hold” menjadi “Buy”. Mereka juga menaikkan target harga saham dari $12 menjadi $30, yang merupakan tertinggi di antara analis lain. Menurut mereka, FuelCell punya posisi unik untuk memanfaatkan pasar yang lagi berkembang pesat: pusat data yang melayani kecerdasan buatan (AI). Proyek komersial FuelCell juga melonjak, dan sebagian besar peluang barunya terkait dengan AI dan pusat data. Ini bikin banyak orang berharap akan segera ada pengumuman kontrak besar yang bisa mengubah arah perusahaan.
(sumber:Barchart,secaraterpisah)
Singkatnya, meskipun ada kabar buruk tentang pendapatan yang menurun dan kerugian yang melebar, investor dan beberapa analis tetap meliat cerah masa depan FuelCell Energy karena fokus mereka pada kebutuhan listrik untuk AI.