Saham Dividen yang Terus Menaikkan Pembayarannya, Bagaimanapun Kondisi Pasar

Realty Income (NYSE: O) sudah menjadi salah satu saham dividen terbaik selama puluhan tahun.

REIT (Real Estate Investment Trust) ini bahkan menyebut dirinya sebagai “Perusahaan Dividen Bulanan,” jadi dividennya adalah bagian dari merek dan DNA mereka.

Komitmen ini menghasilkan 32 tahun berturut-turut menaikkan dividennya, melalui berbagai jenis pasar, termasuk resesi, pandemi, kejatuhan pasar, dan penurunan real estat saat ini.

Secara hukum federal, REIT wajib memberikan 90% dari pendapatan kena pajak mereka sebagai dividen. Sebagai gantinya, mereka dapat keuntungan pajak tertentu. Karena itu, REIT pada umunya sering menghasilkan pendapatan dividen yang signifikan. Tapi karena sifat pasar real estat yang berubah-ubah, REIT dipengaruhi kondisi pasar, suku bunga, inflasi, dan faktor makroekonomi lain. Itu sebabnya banyak REIT yang sulit mempertahankan dividen mereka, apalagi menaikkannya tiap tahun.

Realty Income adalah salah satu dari sedikit pengecualian. Mereka adalah satu dari hanya tiga REIT yang telah menaikkan dividen setidaknya setahun sekali selama lebih dari 25 tahun berturut-turut.

Realty Income juga unik karena membayar dividen setiap bulan. Dari semua saham yang bagi dividen, hanya ada lebih dari 80 saham yang membagikan dividen bulanan.

Pada Maret, Realty Income menaikkan dividennya untuk ke-134 kalinya sejak menjadi perusahaan publik di tahun 1994. Mereka naikkan dari $0.27 menjadi $0.2705. Pembayaran tahunannya adalah $3.25 per saham dengan yield 5.26%, yang lebih tinggi dari rata-rata.

Jadi, kalau kamu punya saham Realty Income senilai $1,000, itu bisa beli sekitar 16 saham. Dengan setiap saham bagi $3.25 dividen, kamu akan dapat pendapatan dividen $52 per tahun.

Kalau kamu reinvest dividen itu ke sahamnya lagi, return kamu dalam setahun terakhir bisa naik dari 6.1% jadi 11.9% — hampir dua kali lipat. Dari IPO-nya di 1994, Realty Income punya return tahunan rata-rata 8.9%. Dengan dividen diinvestasikan kembali, angka itu naik jadi 15.7% per 1 April.

MEMBACA  Ancaman tarif Trump mengguncang dolar Kanada, peso, yuan

Jadi, apa yang bikin Realty Income bisa naikkan dividennya lebih dari kebanyakan REIT lain?

Ini semua tergantung strateginya. Portofolio Realty Income kebanyakan adalah penyewa tunggal, artinya mereka toko besar atau penyewa komersial yang sewa seluruh gedung. Jadi penyewanya biasanya lebih besar dan stabil.

REIT ini juga cari sewa jangka panjang, 10 sampai 20 tahun, yang nambah stabilitas. Selain itu, portofolionya terdiri dari perusahaan yang punya komponen “harga rendah” dalam bisnisnya. Ini artinya mereka bisa beroperasi di kondisi ekonomi apapun, terutama saat sulit. Contoh toko seperti ini adalah toko kelontong, apotek, toko diskon, dll.

Mereka juga fokus pada sewa *triple-net*, dimana penyewa bayar sewa dasar lebih rendah tetapi tanggung pajak, perawatan, asuransi, dan biaya operasional lain. Ini melindungi Realty Income dari kenaikan biaya-biaya tersebut.

Strategi disiplin ini telah berhasil selama 32 tahun dan seharusnya terus memberikan dividen untuk investor.

Sebelum beli saham Realty Income, pertimbangkan ini:

Tim analis *Stock Advisor* dari Motley Fool baru saja mengidentifikasi apa yang mereka percaya sebagai **10 saham terbaik** untuk investor beli sekarang… dan Realty Income tidak termasuk di dalamnya. 10 saham terpilih itu bisa hasilkan return yang sangat besar di tahun-tahun mendatang.

Ingat waktu Netflix masuk list ini tanggal 17 Desember 2004… kalau kamu invest $1,000 saat rekomendasi kami, **kamu akan punya $532,066!*** Atau waktu Nvidia masuk list ini tanggal 15 April 2005… kalau kamu invest $1,000 saat rekomendasi kami, **kamu akan punya $1,087,496!***

Perlu dicatat, return total rata-rata *Stock Advisor* adalah 926% — kinerja yang mengalahkan pasar, dibandingkan 185% untuk S&P 500. Jangan lewatkan list 10 teratas terbaru, tersedia dengan *Stock Advisor*, dan bergabunglah dengan komunitas investasi yang dibangun oleh investor individu untuk investor individu.

MEMBACA  Perusahaan Telkomunikasi Hampir Selesai Meluncurkan Jaringan 5G - dan Mereka Sudah Membicarakan '5.5G'

**Lihat 10 sahamnya »**

*Return Stock Advisor per 4 April 2026.

Dave Kovaleski tidak memegang posisi di saham yang disebut. The Motley Fool memegang posisi dan merekomendasikan Realty Income. The Motley Fool memiliki **kebijakan pengungkapan**.

**Saham Dividen yang Terus Menaikkan Pembayarannya Tak Peduli Apa yang Pasar Lakukan** awalnya diterbitkan oleh The Motley Fool.

Tinggalkan komentar