Ross Gerber, salah satu pendiri Gerber Kawasaki, mengkritik pernyataan CEO Tesla Elon Musk soal rencana masa depan perusahaan. Kritikan ini muncul karena Tesla gagal mencapai target robotaxi tanpa supir di akhir tahun.
Melalui platform media sosial X, investor ini menyebut klaim Musk dalam konferensi sebagai “halusinasi” yang tidak menjadi kenyataan. Dia menambahkan, sistem Full Self-Driving (FSD) Tesla masih bermasalah meski sudah level 2.
Perlu dicatat, Gerber sebelumnya pernah memuji kemajuan sistem FSD. Tapi dia juga menyoroti banyak masalah pada teknologinya.
“Robotaxi masih seperti Uber biasa. Teknologinya jauh dari kata bekerja. Penjualan mobil juga turun,” katanya. Dia mempertanyakan kinerja saham perusahaan, “PE-nya masih 300. Harus ada yang berubah.”
Sementara itu, Tesla terus mengembangkan teknologi menyetir otomatis. Musk baru-baru ini mengaku diantar oleh Robotaxi di Austin secara otomatis. Dia juga menyebut Cybercab akan diproduksi lebih banyak tahun ini.
Mengenai teknologi menyetir otomatis dari Nvidia, Musk mengatakan tantangan terbesarnya adalah di sisi distribusi.
Investor Gary Black dari Future Fund LLC menyatakan Tesla tidak akan sendirian dalam menyelesaikan teknologi ini, setelah Nvidia memperkenalkan Alpamayo. CEO Nvidia Jensen Huang menyebutnya sebagai “momen ChatGPT untuk AI fisik.”