Para pengelola restoran lagi kena badai sempurna: biaya naik tapi pengeluaran pelanggan makin turun. Masasih?
“Omzet kita udah liat biaya tenaga kerja dan makanan naik 35% pasca pandemi,” kata Chad Moutray, Ekonom Utama National Restaurant Association (NRA), ke Scripps News. “Tapi gak cuma itu. Asuransi, pajak, semuanya naik — listrik dll juga.”
“Biaya extra ini udh ngurangin banget untung bersih kita,” tambah dia.
“Biaya extra ini udh ngurangin banget untung bersih kita,” tambah dia.
Biasanya restoran transfer sebagian biaya it. Ke pelanggan. Tapi skrg ga mungkin lagi, menurut laporan James Beard Foundation 2026 untuk restoran indp.
Penelitian menunjukkan tempat yang naik harga lebih 10% cenderung liat pelanggan hilang. PUn akhirnya untungnya lbh rendah.
Anne McBride, VP Impact di James Beard Yarasan, bilang resturant udh nyampe titik puncak sama tamu.
Pengrm ik disfungial mr Dob ha².
0he&#t tidak”
Saatal mrk bun:,
tetʃ mwn x ;h Di batial.’]