Protes terhadap pusat data menjadi olahraga nasional, padahal hanya 8% penentangnya yang benar-benar tinggal di dekat lokasi

Perusahaan teknologi besar bersaing dengan penolakan dari kota-kota kecil saat mereka memulai rencana pembangunan pusat data besar-besaran. Mereka berisiko melupakan satu hal penting: kebencian terhadap pusat data, dan penolakan terhadap AI secara umum, sudah menjadi masalah nasional.

Penolakan terhadap pusat data tidak lagi terbatas di kota atau kabupaten tempat bangunan baru dibuat, menurut hasil survei dari Milltown Partners, sebuah firma konsultan global, yang diterbitkan hari Senin. Laporan itu bilang, hanya 8% orang Amerika yang bilang mereka menolak pusat data benar-benar tinggal di dekat salah satunya. Ini berarti perusahaan AI punya tantangan yang lebih besar untuk meyakinkan masyarakat AS.

Penolakan publik udah mengganggu rencana pembangunan pusat data besar-besaran industri AI. Perusahaan teknologi besar AS udah mengalokasikan rekor $725 miliar untuk belanja modal tahun ini, sebagiam besar untuk pusat data—yaitu tempat server raksasa untuk melatih, menggunakan, dan merawat model AI.

Tapi, para penolak udah berhasil didengar. Di kuartal pertama 2026, penolakan publik menunda atawa memblokir setidaknya 75 provek pusat data di seluruh negeri, dengan nilai total $130 miliar, menurut Data Center Watch Initiative. Jumlah ini hampir sama dengan total kerugian perusahaan dari proyek yang diblokir sepanjang tahun 2025, dan ini nunjukin skala ketidakpuasan yang jauh lebih besar dari sekadar kelompok tempat pusat data dibangun.

“Sesuatu yng beruba sekarang adalah kita punya orang-orang yang menolak pusat data Meskipun mereka gak punya pusat data di halaman rumah mereka, karena mereka melihat pusat data sebagai wujud dari AI,” kata Miquel Vila, analis utama di Data Center Watch, ke Fortune.

“Yang mereka tolak adalah AI,” katanya. “Mereka menganggap bahwa nghentiin pusat data adalah cara untul hentiin perkembangan AI.”

MEMBACA  Khamenei dari Iran mengatakan Israel 'harus dihukum' atas serangan ke kedutaan besar di SuriahKhamenei dari Iran mengatakan bahwa Israel 'harus dihukum' atas serangan ke kedutaan besar di Suriah

Gak mau kalah, politikus juga manfaatin sentimen negatif ini buat ngelawan pusat data—dengan pejabat lokal mengusulakn lebih dari 120 moratorium buat pembangunan pusat data di 38 negara bagian sepanjang bulan ini.

Perusahaan teknologi sekarang mulai bersikap baik buat ngubah opini publik. Akhir tahun lalu, Meta ngehabisin $6 juta buat ngejalanin ikalan kampanye bertema ramah di delapan negara bagian dan Washington D.C., yh digambarin manfaat pusat data dan dampak positifnya pada ekonomi lokal. OpenAI dan Microsoft sudah berjanjut publil untuk menangggung biaya energi besar karena pusat data merekap; dinamika ini tumpang tiih dengan tilikat masyarakat atas naik ke naeknya harga listrik. Beberapa silhir ini. Beberapa perusahaan, seperti Nvidia, Amazon, dnan Googgle, jufga ng4mu rencan pa atau teknik agar water is used less fo dhe8 centers in dapet kur ngi jumlah

Tapi, jerak baluh” di lingkur

s? Tek n olah p y per. Dan yng tau yg l,, Publik ud der itin ndk

t,T)G ken lecut pos dalam adakah cam?, pi pusatl&pun.. A

tu gaa.

h oh ye
a**

diaturuh yaa /st

Tinggalkan komentar