Prabowo Ganti Menteri Keuangan, Picu Kekhawatiran Gejolak di Indonesia

Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba-tiba mengganti Sri Mulyani Indrawati sebagai menteri keuangan. Hal ini beresiko menyebabkan masalah keuangan baru bagi ekonomi terbesar di Asia Tenggara, setelah protes keras terhadap pemerintahannya dalam beberapa minggu terakhir.

Purbaya Yudhi Sadewa, yang menjadi ketua Lembaga Penjamin Simpanan sejak 2020, dilantik sebagai menteri keuangan dalam upacara yang diatur terburu-buru Senin malam. Dia bilang kalau dia adalah “orang pasar” yang akan menjaga kesehatan fiskal Indonesia.

Prabowo tidak memberikan penjelasan atas keputusannya, dan acara serah terima resmi antara Indrawati dan Purbaya yang dijadwalkan Senin malam di kementerian keuangan tidak terjadi.

Isu lebih awal hari itu bahwa Prabowo mungkin mengganti Indrawati membuat indeks saham utama turun 1,3% sebelum pengumuman. Rupiah melemah setelah berita itu, dengan forward turun 1,1% ke level 16.583 per dolar, yang terlemah sejak Mei.

Prabowo sebelumnya berselisih dengan Indrawati soal pendekatan anggaran—dia fokus pada penghematan, sementara Prabowo pada pengeluaran. Dia juga jadi target protes terkait biaya hidup dan tunjangan baru untuk anggota DPR, kerusuhan yang ingin diredakan Prabowo.

Tapi, Indrawati dihargai luas oleh investor internasional, terutama karena menjaga defisit di bawah batas hukum 3% dari PDB. Kepergiannya berarti Prabowo, yang mendorong program populis berbiaya tinggi seperti makan gratis untuk sekolah, mungkin punya lebih banyak ruang untuk belanja. Dia belum berkomentar publik sejauh ini tentang pemberhentiannya.

“Pasti ada resiko pelarian modal sekarang karena investor internasional akan khawatir dengan prospek fiskal kedepannya,” kata Michael Brown, strategis riset senior di Pepperstone Research di London.

Keluarnya Indrawati datang setelah serangkaian penunjukan terkait keuangan yang memperluas pengaruh presiden, termasuk kepala baru untuk kantor pajak dan bea cukai. Keponakannya, Thomas Djiwandono, adalah wakil menteri keuangan.

MEMBACA  Turis mabuk sudah sangat tidak terkendali sehingga Praha melarang semua pub crawl pada malam hari

Indrawati, 63, memimpin kementerian keuangan hampir 14 tahun dari 20 tahun terakhir, memberikan kredibilitas fiskal untuk tiga presiden dan membantu negara dapat peringkat kredit investment-grade. Mantan eksekutif Bank Dunia ini pertama diangkat oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tahun 2005, lalu oleh Presiden Joko Widodo tahun 2016.

Ketegangan antara Indrawati dan Prabowo sudah ada sebelum pemerintahan sekarang: Saat Prabowo jadi menteri pertahanan dia mendorong kenaikan belanja pertahanan sementara Indrawati prioritaskan disiplin fiskal. Dan meski dia pertahankan Indrawati sebagai menteri keuangan Oktober lalu setelah kemenangan pemilu, segera ada tanda-tanda kegelisahan.

Intervensi menit terakhir oleh Prabowo membuat pemerintah mengurangi rencana kenaikan tarif PPN hanya beberapa jam sebelum berlaku 1 Januari. Isu bulan Maret bahwa Indrawati mungkin pergi membuat pasar jatuh, memaksa pemerintah keluarkan penolakan.

Hal sempat membaik, dengan draf anggaran 2026 yang diumumkan bulan lalu memproyeksikan defisit lebih rendah dan pertumbuhan lebih tinggi.

Tapi kemudian spekulasi tentang masa depan Indrawati muncul kembali setelah rumahnya antara yang dijarah selama protes akhir Agustus. Ratusan demonstrasi terjadi di 35 provinsi, meninggalkan setidaknya 10 tewas dan beberapa gedung pemerintah serta fasilitas umum terbakar.

Para pengunjuk rasa terdorong oleh tunjangan besar untuk anggota DPR di saat biaya hidup naik, dengan demonstrasi meningkat setelah seorang pengemudi ojek online tertabrak dan tewas oleh kendaraan lapis baja polisi. Perubahan tunjangan anggota DPR ditarik kembali sebagai upaya meredakan unjuk rasa.

“Menteri keuangan dilihat sebagai pembela utama profil utang Indonesia yang sangat bagus,” kata Charlie Robertson, kepala strategi makro di FIM Partners di Dubai, menyarankan bahwa investor asing mungkin tetap percaya, tapi sentimen lokal tetap rapuh. “Resikonya adalah masyarakat lokal khawatir tentang utang yang lebih tinggi, memilih Treasury AS daripada obligasi Indonesia, dan ini memberi tekanan pada IDR.”

MEMBACA  Robotaksi Hanyalah Uber yang Robotnya Rusak

Menteri keuangan baru ini pernah menjadi wakil di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi. Purbaya adalah seorang ekonom di awal tahun 2000-an yang bekerja di Danareksa Research Institute dan menjadi direktur utama PT Danareksa Sekuritas.

Dalam briefing Senin malam, Purbaya bilang dia punya pengalaman luas di pasar, dan dalam memberikan nasihat fiskal ke pemerintah. Dia menambahkan akan berbicara dengan Indrawati.

“Kepergian Mulyani, meski tidak tak terduga setelah kerusuhan baru-baru ini, menandai akhir dari era kredibilitas fiskal,” kata Mohit Mirpuri, partner senior di SGMC Capital Pte.

Tapi dia telah meninggalkan “fondasi yang kuat,” katanya, dengan Indonesia dapat memanfaatkan “teknokrat berpengalaman” seperti Purbaya. “Secara keseluruhan, transisi seharusnya dapat dikelola, dengan keberlanjutan kebijakan menjadi kunci untuk memulihkan kepercayaan.”