Perusahaan TV satelit raksasa ajukan pailit

Banyak orang sekarang meninggalkan TV berbayar dan beralih ke layanan streaming. Hal ini membuat perusahaan TV satelit seperti Dish Wireless mengalami kesulitan keuangan. Semakin sedikit rumah tangga yang berlangganan TV satelit, dan banyak perusahaan harus melakukan restrukturisasi atau bahkan bangkrut.

EchoStar Corporation, perusahaan induk Dish Wireless, melaporkan kehilangan 366.000 pelanggan berbayar dalam tiga bulan pertama tahun 2026. Total pelanggan mereka sekarang只剩 6,63 juta. Ini lebih buruk dari tahun sebelumnya, dimana mereka kehilangan 381.000 pelanggan di periode yang sama.

Kehilangan ratusan ribu pelanggan ini membuat keuangan EchoStar semakin tertekan. Akhirnya, anak perusahaannya, Dish Wireless, memutuskan untuk mengajukan perlindungan kebangkrutan.

Dish Wireless mengajukan kebangkrutan

Dish Wireless LLC dan 17 perusahaannya, termasuk Sling TV LLC, mengajukan kebangkrutan Bab 11. Ini adalah kebangkrutan yang sudah direncanakan sebelumnya. Tujuannya untuk merestrukturisasi perusahaan dan memudahkan penjualan lisensi spektrum nirkabel milik EchoStar ke AT&T senilai $23 miliar.

Kesepakatan ini sudah diumumkan pada Agustus 2025. Ini mencakup lebih dari 400 pasar di seluruh Amerika Serikat. Nantinya, EchoStar akan tetap beroperasi sebagai penyedia layanan nirkabel hybrid di bawah merek Boost Mobile, dengan AT&T sebagai mitra jaringan utama.

Menunggu penutupan penjualan ke AT&T

Setelah transaksi dengan AT&T selesai, EchoStar dan Dish Wireless akan menerima pembayaran bersih sebesar $20,25 miliar. Uang ini akan digunakan untuk membayar miliaran dolar utang. Salah satu utang yang mendesak adalah obligasi senilai $2 miliar yang jatuh tempo pada Juli 2026, yang menjadi alasan utama pengajuan kebangkrutan.

Dish Wireless tidak punya cukup uang untuk membayar obligasi tersebut tepat waktu. Namun, menurut pernyataan perusahaan, obligasi itu akan dibayar penuh begitu transaksi dengan AT&T selesai.

MEMBACA  Amazon Jadi Raksasa Teknologi Terbaru yang Menghadapi Dampak 'Tokenmaxxing' AI

EchoStar juga menjual ke SpaceX

Pada September 2025, EchoStar juga setuju untuk menjual lisensi spektrum AWS-4 dan H-Block ke SpaceX milik Elon Musk seharga $17 miliar. Pembayarannya kombinasi uang tunai dan saham SpaceX. Sebagai bagian dari kesepakatan, pelanggan Boost Mobile nantinya bisa mengakses layanan Starlink Direct to Cell dari SpaceX.

CEO EchoStar, Hamid Akhavan, mengatakan bahwa kerja sama ini akan mewujudkan visi direct-to-cell dengan cara yang lebih inovatif dan cepat. Presiden SpaceX, Gwynne Shotwell, juga menyambut baik transaksi ini untuk mengurangi daerah tanpa sinyal di seluruh dunia.

Dengan perjanjian restrukturisasi ini, segala utang dapat dibayar lebih awal tanpa penalti. Merek, karyawan, dan pelanggan EchoStar tidak akan terpengaruh oleh kasus kebangkrutan ini.

Kasus kebangkrutan selesai di kuartal ketiga

Perusahaan yang berbasis di Englewood, Colorado ini berharap bisa keluar dari kebangkrutan pada akhir kuartal ketiga tahun 2026. Dalam pengajuannya ke pengadilan, Dish Wireless menyatakan memiliki aset antara $1 miliar hingga $10 miliar, dan utang antara $10 miliar hingga $50 miliar. Beberapa kreditur terbesarnya termasuk ESPN, Fox Corporation, dan MTV Networks.

Penjualan EchoStar yang masih menunggu:

  • Penjualan lisensi spektrum ke AT&T: $23 miliar.
  • Penjualan lisensi spektrum ke SpaceX: $17 miliar.

Tinggalkan komentar