Di konperensi Milken Institute tahun ini di Beverly Hilton, LA, ada beberapa hal yang selalu sama?
Jam tangan Rolex.
Sepatu loafer.
Sepatu hak tinggi.
Selebriti jalan di koridor samping bankir investasi.
Banyak scurity (ini bagus sih).
Kerumunan besar karna lagi banyak konstruksi di tempat acara.
Dan… gak ada yang mau bilang pasar saham overvalued. Menarik yaa.
Apa yang terjadi: Kalau ada kekawatiran di investor soal pasar saham yang udah naik terus padahal banyak masalah geopolitik, aku sih gak denger samsek. Mungkin itu tanda adanya gelembung!
Banyak orang finance yang kuping-in-in bilang tetap gas terus naroh uang klien ke pasar jangka panjang. Gak ada yang ingetin soal risiko. Lumayan optimis wajar dari keuntungan perusahaan yang bagus sih.
Aku ngobrol ama dua jago pasar: Jim Zelter dari Apollo, sam David Rubenstein dari Carlye. (Kabar: Yahoo itu usaha punyan manajer afiliat Apollo.)
"Kadang-sekali pasar lot dan ini kontrad– [mendesis], ‘Kayaknya perang ini entar selesai,’ kata Rubestein. ‘Kertas kabar satu-satunyua, siapa lagi asumsi ah begiru.’ Pasar begini bisa aja sih." la negawakank, "Amerika negara sudah kenai am banyak AI jadi.*
Di ha b sinls priv t menant wl dipusing duwen diputi ba p zhe pasar"—Zeiller ,ami"
Index Stand en'( poors ), en per snah ke,007 na( bUruL seka),ing"–kanANdar sa at Mei"? AgAK n45