Peretas Mahasiswa Balas Dendam Ujian Akhir, ‘ShinyHunters’ Jatuhkan Software Studi Hampir 9.000 Sekolah

Seorang hacker dari grup ShinyHunters ngaku bertanggung jawab atas serangan ke Canvas, kata Luke Connolly dari perusahaan keamanan siber Emisoft. Canvas adalah sistem yang dipakai ribuaan sekolah dan universitas untuk ngatur nilai, catatan pelajaran, tugas, dan video kuliah. Sistem ini kembali online hari Jum’at setelah sempat down karena serangan siber yang bikin kacau pas siswa lagi ujian akhir.

Pada hari Kamis, Canvas down di waktu yang paling buruk. Siswa langsung panik dan curhat di media sosial karena gak bisa lagi akses materi belajar buat ujian. Guru-guru juga kudu cari cara lain untuk bantu siswa belajar dan kirim tugas akhir.

Grup hacker ini nge-posting online bahwa sekitar 9.000 sekolah di seluruh dunia ke kena dampak, termasuk miliaran pesan pribadi dan data lain yang di akses. Connolly bilang grup ini mulai ancam bakal bocorin data sejak hari Minggu. Tapi pada hari Jum’at, nama Instructure dan Canvas udah ilang dari situs bocoran data di web gelap.

Beberapa sekolah, seperti Universitas Texas di San Antonio, ngumumin buat nunda ujian akhir yang dijadwalin hari Jumat. Sementara universitas lain, seperti Princeton, ngumumin lewat X bahwa Canvas udah bisa dipake lagi dan tim IT lagi mantau situasi. Instructure sendiri belum posting tentang serangan ini di medsos mereka. Terus, mereka belum jawab email dari AP soal udah bayar tebusan atau gak dan gimana nasibi data yang bocor. Kalau masalah kejahatan macam ini, emang sekolah-sekolah sering jadi sasaran favorit hacker.

MEMBACA  Chipotle Merencanakan Pembagian Saham 50-ke-1; Harga Saham Meningkat di Akhir Perdagangan

Tinggalkan komentar