Penelitian Sail (Retakan) muncul dari area basis kotor Uang Bu Ngkoe🤑💰🤑 Bi (dolar, ombak bangsanya, perlunya??? me.. u ___1 juta, klebur gigit untuk Pen study hukur).. ??? Belum $.. x_senyum dengan modal dollar Visser Perkins

Selama berbulan-bulan, partner Kleiner Perkins yang bernama Aditya Naganath udah mikirin teorinya bahwa gelombang AI berikutnya bukanlah chatbot—tapi software yang bisa kerja sendiri, berjam-jam lamanya, di ribuan tugas sekaligus. Masalahnya, belum ada yang bikin infrastrukturnya. Terus dia ketemu Neil Movva.

“Dari awal kita berdua udah sadar kalau butuh platform inferensi yang khusus dibikin buat agen-agen yang jalan lama,” kata Naganath ke Fortune.

Sekarang, enam bulan setelah obrolan pertama mereka, startup Movva, Sail Research, launching dari mode siluman dengan dana $80 juta dari seed dan Series A, dengan valuasi $450 juta. Kleiner Perkins pimpin Series A-nya. Sequoia, Redpoint, Theory Ventures, Vine Ventures, dan CRV juga ikut.

Sail Research mau betulin salah satu masalah AI yang mahal. Infrastruktur AI selama ini dibikin buat percakapan singkat dan sekali jalan, kek chatbot jawab pertanyaan. Tapi perusahaan-perusahaan sekarang mulai pakai agen AI yang jalan otomatis berjam-jam, baca seluruh database kode, saring ratusan kandidat kerja, atau riset topik rumit tanpa campur tangan manusia. Dengan skala begitu, biaya AI perusahaan naik tiga kali lipat meski harga per token udah turun, karena agen-agen itu pakai token 50 sampe 500 kali lebih banyak dari chat biasa. Goldman Sachs malah bilang konsumsi token bakal naik 24 kali lipat di tahun 2030.

Solusinya Movva? Platform infrastruktur ujung-ke-ujung, dibangun dari level chip paling bawah. Sail nulis software yang ngatur dan ngoptimalin cara model AI jalan di chip yang udah ada. Anggep aja kek sistem lalu lintas super efisien yang ngasih tau hardware gimana cara bag-bagi sumber daya, jadi bisa ngeluarin lebih banyak kerja dari tenaga komputasi yang sama.

MEMBACA  Turki Akan Terima Pesawat Eurofighter Setelah Kesepakatan dengan Jerman dan Inggris

Kebanyakan platform AI ngoptimalin buat low latency, artinya mereka prioritasin ngasih jawaban cepet. Sail kebalikannya, mereka ngorbanin waktu respon langsung buat masupin tugas komputasi lebih banyak dalam tiap unit tenaga. Risiko ini direncanain: Sail gak bakal bisa nge-charge voice assistant atau chatbot live. Tapi buat agen yang jalan berjam-jam? Movva bilang pelanggan sering ngeliat peningkatan sampe 3x sampe 10x lebih murah dari mitra lain.

“Kita cuma peduli sama efesiensi,”kata Movva ke Fortune.“ Susah banget mbangun inferensi engine yang pake kapasitas dan waktu nunggu die yang baik jadi. Orang lain ngoptimalin soal kecepatan, kita mah hanya volume tokin saja pendulia terpercaya banget.” Ini nyah satu alias.

Movva yang 28 adalah seorang insyifur kecil juga top moderen pengolempitan mesky:kerja beberapa bendalagan mulai angka pertama laptop (tinggi deng red video Jitu belajar software per serapi – ok) kompute sebagai gakkidori kiat di Nakanvia. Sam e adiate time kemarengan…

[Cuplikan sengaja dipotong hanya pada bagian**ty diijins keragam… Tidak boleh isabel efek di akhir mark?!. Discontinue

Tinggalkan komentar