Penasihat Perbatasan Trump Sebut Agen ICE Bisa Kawal Pintu Keluar dan Periksa Identitas di Area Pemeriksaan Bandara

Presiden Donald Trump telah memerintahkan agen imigrasi federal untuk pergi ke bandara-bandara AS. Tugas mereka adalah membantu mengurangi kemacetan di antrean keamanan. Mereka mungkin akan menjaga pintu keluar atau memeriksa identitas penumpang. Hal ini terjadi karena ada masalah anggaran pemerintah yang buntu. Banyak penumpang pesawat merasa kesal karena harus menunggu berjam-jam. Petugas keamanan bandara juga marah karena belum terima gaji.

Trump mengatakan pada hari Minggu bahwa rencana ini akan dilakukan. Ia akan gunakan petugas imigrasi untuk keamanan bandara mulai hari Senin, kecuali Partai Demokrat setuju pada undang-undang untuk danai Departemen Keamanan Dalam Negeri. Rencana ini untuk bantu Badan Keamanan Transportasi (TSA).

Ratusan ribu pekerja keamanan dalam negeri, termasuk dari TSA, Dinas Rahasia AS, dan Penjaga Pantai, telah bekerja tanpa dibayar sejak Kongres gagal memperbarui dana untuk departemen tersebut bulan lalu. Partai Demokrat meminta perubahan besar dalam cara kerja agen imigrasi federal dan tidak menunjukkan tanda-tanda akan mundur.

Penasihat perbatasan Gedung Putih, Tom Homan, yang ditunjuk Trump untuk pimpin usaha ini, juga telah bertemu dengan sekelompok senator dari kedua partai. Ia bilang pertemuan itu “percakapan yang baik,” tetapi mereka “belum sepakat sepenuhnya.”

Senat diharapkan untuk majukan nominasi Sen. Markwayne Mullin sebagai sekretaris keamanan dalam negeri berikutnya. Suara untuk konfirmasi bisa terjadi seawalnya Senin malam. Mullin berusaha tunjukkan bahwa ia akan jadi pemimpin yang stabil setelah masa kerja Kristi Noem yang penuh gejolak.

Sementara itu, Homan mengatakan dalam wawancara bahwa peran yang lebih besar dari Badan Bea Cukai dan Imigrasi AS di bandara masih dalam diskusi dengan pimpinan TSA dan ICE. Tujuannya adalah untuk mencari tahu di mana mereka bisa membantu.

MEMBACA  Morgan Stanley Berubah Pesimistis terhadap Safehold Inc. (SAFE) Timbang Risiko Litigasi dan Pendapatan Fee

Dia berjanji akan punya “rencana sebelum hari ini berakhir,” termasuk bandara mana yang akan didatangi terlebih dulu. Prioritasnya adalah bandara-bandara besar di mana antreannya panjang, misalnya sampai tiga jam.

Sebagai contoh, petugas imigrasi bisa menjaga pintu keluar yang biasanya diawasi agen TSA. Dengan begitu, agen TSA bisa bebas untuk bekerja di antrean pemeriksaan.

Homan berkata, “Agen ICE sudah ditugaskan di banyak bandara. Mereka melakukan penyelidikan kriminal untuk penyelundupan. Petugas ICE yang terlatih pasti bisa menjaga pintu keluar dan memastikan orang tidak masuk melalui pintu keluar. Hal seperti itu akan meringankan tugas petugas TSA.”

Pilihan lain adalah agar agen ICE memeriksa identifikasi sebelum orang masuk ke area pemeriksaan. “Kami akan jadi pengganda kekuatan,” kata Homan.

Meski ingin bantu “di mana pun kami bisa berikan keamanan tambahan,” Homan mengatakan ada batasannya. “Saya tidak lihat agen ICE akan mengoperasikan mesin sinar-X, karena kami tidak terlatih untuk itu,” ujarnya.

Trump mengatakan di media sosial bahwa pada hari Senin, “ICE akan pergi ke bandara untuk bantu agen TSA kami yang luar biasa yang tetap bekerja” meski ada penutupan pemerintahan sebagian. Dia lebih lanjut mengkritik Partai Demokrat.

Beberapa penumpang di bandara khawatir tidak sampai ke gerbang keberangkatan mereka pada hari Minggu.

Di Bandara Internasional Hartsfield-Jackson Atlanta, antrean mengular dari satu ujung bandara ke ujung lain.

Blake Wilbanks, yang berusia 43 tahun, datang 2,5 jam lebih awal untuk penerbangannya ke Salt Lake City. Ia berkata, “Semua orang sepertinya menerima keadaan apa adanya. Saya berharap bisa sampai [ke gerbang].”

Suasana tampak lebih kacau di Bandara Internasional John F. Kennedy di New York. Kerumunan besar penumpang yang cemas menuju pos pemeriksaan keamanan. Staf TSA berteriak menggunakan pengeras suara agar orang-orang tidak saling mendorong.

MEMBACA  Dua Bank Optimis terhadap NFLX

Untuk Menteri Transportasi Sean Duffy, satu kekhawatiran adalah ketidakpastian yang dihadapi penumpang soal kemungkinan waktu tunggu di bandara mana pun.

“Apakah saya harus datang satu setengah jam lebih awal? Atau empat jam lebih awal? Mereka tidak tahu sampai hari itu juga,” katanya. “Jadi jika kita bisa atasi itu, sekali lagi, presiden ingin hilangkan titik tekanan untuk Demokrat dan buat perjalanan lebih mudah bagi masyarakat Amerika.”

Pemimpin Demokrat DPR, Hakeem Jeffries dari New York, berkata “hal terakhir yang dibutuhkan masyarakat Amerika adalah dikerahkan nya agen ICE yang tidak terlatih di semua bandara di seluruh negeri.” Ini dikatakannya setelah ada kritik tentang tindakan mereka dalam operasi penegakan imigrasi Trump di Minnesota dan tempat lain.

Homan tampil di CNN “State of the Union” dan “Fox News Sunday.” Duffy diwawancarai di ABC “This Week.” Jeffries berbicara di CNN.

Tinggalkan komentar