Pada tanggal 2 Januari 2026, V. Prem Watsa, yang memiliki 10% saham, membeli total 13,182,469 saham Under Armour (NYSE:UA) di pasar terbuka. Nilai transaksinya sekitar $67.4 juta, seperti yang ada di formulir SEC Form 4.
Saham yang dibeli itu sebanyak 13,182,469 lembar dengan harga rata-rata $5.12 per saham. Semua saham ini dibeli melalui entitas tidak langsung yang dikendalikan oleh anak perusahaan Fairfax Financial Holdings Limited. Tidak ada pembelian langsung atau transaksi derivatif.
Setelah transaksi ini, kepemilikan saham Watsa secara langsung menjadi nol. Semua sahamnya sekarang dipegang secara tidak langsung, berjumlah 51,416,278 saham.
Detail Transaksi:
Jumlah Saham Dibeli: 13,182,469
Nilai Transaksi: $67.4 juta
Saham Langsung Setelah Transaksi: 0
Saham Tidak Langsung Setelah Transaksi: 51,416,278
Under Armour adalah perusahaan perlengkapan atletik global. Mereka menjual pakaian, sepatu, dan aksesoris dengan merek seperti UNDER ARMOUR, HEATGEAR, dan HOVR. Perusahaan ini targetnya atlet dan orang-orang yang aktif secara global.
V. Prem Watsa sering disebut Warren Buffett-nya Kanada karena dia suka investasi di perusahaan asuransi dan saham konsumen yang dia anggap harganya terlalu rendah. Saham Under Armour sekarang nilai pasarnya jauh lebih kecil dibandingkan dulu, yaitu sekitar $2.15 miliar. Ini mungkin alasan Watsa beli saham ini.
Pembelian Watsa termasuk saham Kelas A dan Kelas C. Saham Kelas A memberi hak suara. Fokus pada saham yang bisa memilih ini menunjukan keinginan untuk berperan sebagai investor aktif.
Tapi, bagi investor biasa, investasi di Under Armour mungkin agak berisiko sekarang. Pendapatan perusahaan sedikit turun dan margin laba kotor juga menurun dalam 6 bulan terakhir hingga 30 September 2025.