Pada 7 Mei 2026, Wharton Business Group ngumumin posisi baru di iShares Defense Industrials Active ETF (NASDAQ:IDEF), dengan beli 804.617 saham yang nilainya sekitar $27,15 juta berdasarkan rata-rata harga kuartal.
Apa yang terjadi
Menurut laporan SEC tangal 7 Mei 2026, Wharton Business Group buka posisi baru di iShares Defense Industrials Active ETF, dengan beli 804.617 saham. Nilai transaksinya diperkirakan $27,15 juta, dihitung pake harga penutupan rata-rata selama kuartal Januari sampai Maret 2026. Nilai posisi di akhir kuartal juga $27,15 juta.
Hal lain yang perlu diketahui
Ini posisi baru buat dana tersebut, mewakili 1,03% dari total aset yang dikelola dalam laporan 13F per 31 Maret 2026.
Lima kepemilikan terbanyak setelah laporan:
- NYSEMKT:QUAL: $230,52 juta (8,7% dari AUM)
- NYSEMKT:VLUE: $164,01 juta (6,2% dari AUM)
- NYSEMKT:EFAV: $156,59 juta (5,9% dari AUM)
- NYSEMKT:EEMV: $151,93 juta (5,7% dari AUM)
- NASDAQ:KBWB: $144,61 juta (5,5% dari AUM)
IDEF naik sekitar 31% sejak ETF ini diluncurkan Mei tahun lalu.
Gambaran ETF
| Metrik | Nilai |
|——–|——-|
| Harga (per penutupan pasar 7 Mei 2026) | $33,24 |
| Total aset bersih | $3,6 miliar |Snapshot ETF
IDEF ngasih akses ke perusahaan di sektor pertahanan dan industri lewat struktur ETF yang dikelola secara aktif. ETF ini menghasilkan pendapatan utamanya dari biaya manajemen dan return investasi yang terkait sama kinerja portofolio-nya. Targetnya investor institusional dan individu yang mau diversifikasi di saham pertahanan dan industri.
iShares Defense Industrials Active ETF ngasih kendaraan buat investor untuk akses sekelompok perusahaan pertahanan dan industri yang udah dipilih. Strateginya pake manajemen aktif buat nyesuaiin alokasi portofolio sesuai tren sektor dan kondisi pasar. Pendekatan ini maunya ngasih return yang kompetitif dengan risiko yang diatur serta diversifikasi di pemain-pemain utama industri.
Apa arti transaksi ini buat investor
Pembelian ini kayaknya lebih merupakan taruhan makro pada ketegangan geopolitik yang berlanjut dan belanja pertahanan yang naik, bukan cuma nebak satu kontraktor aja. Daripada milih satu pemenang, Wharton kayaknya beli seluruh ekosistem yang terkait modernisasi militer, keamanan siber, aerospace, ketahanan industri.
Sejak diluncurkan Mei tahun lalu, IDEF naik sekitar 31% karena investor ngucurin duit ke perusahaan yang diuntungkan sama meningkatnya belanja keamanan global. ETF ini sekarang kelola sekitar $3,57 miliar aset dan pegang 111 posisi di pertahanan, aerospace, industri, dan teknologi terkait. Kepemilikan terbesarnya termasuk RTX, Lockheed Martin, General Dynamics, Palantir,Northrop Grumman, dan eksposur internasional ada Rheinmetall sama Rolls-Royce.
BlackRock secara khusus pasarin dana ini berdasarkan ide bahwa fragmentasi geopolitik dan kompetisi ekonomi menciptakan permintaan jangka panjang buat investasi pertahanan dan infrastruktur. Narasi ini makin kencang karena pemerintah di Eropa, Asia, dan AS terus ningkatin anggaran militer.
Intinya, daya tariknya adalah diversifikasi dalam tren yang makin terlihat struktural, bukan sementara. Resikonya tentu aja, ekspektasi soal belanja pertahanan dan teknologi militer berbasis AI udah jadi taruhan yang cukup ramai setelah kenaikan yang kuat ini.
Haruskah kamu beli saham BlackRock ETF Trust – iShares Defense Industrials Active ETF sekarang?
Sebelum kamu beli saham BlackRock ETF Trust – iShares Defense Industrials Active ETF, pikirin ini:
Tim analis Motley Fool Stock Advisor baru aja ngasih tau 10 saham terbaik yang mereka percaya buat investor beli sekarang. BlackRock ETF Trust – iShares Defense Industrials Active ETF nggak masuk dalam daftar itu. 10 saham yang terpilih bisa menghasilkan return besar di tahun-tahun mendatang.Coba bayang, waktu Netflix masuk daftar ini pada 17 Desember 2004, kalo kamu invest $1.000 saat rekomendasi itu, kamu bakal punya $471.827! Atau waktu Nvidia masuk daftar pada 15 April 2005, kalo kamu invest $1.000, kamu bakal punya $1.319.291!
Rata-rata return total Stock Advisor adalah 986% — performa yang jauh ngelampaui S&P 500 yang cuma 207%. Jangan lewatin daftar 10 saham terbaru, tersedia pake Stock Advisor, dan gabung komunitas investasi yang dibangun oleh investor individu buat investor individu.
Lihat 10 saham itu »
*Return Stock Advisor per 9 Mei 2026.