Saham TMD Energy (TMDE) naik lebih dari dua kali lipat pada 5 Januari. Ini terjadi karena sektor energi naik secara keseluruhan, terutama didorong oleh intervensi militer AS di Venezuela.
Perkembangan geopolitik ini menciptakan optimisme untuk membuka cadangan minyak terbesar di dunia, yang totalnya sekitar 303 miliar barel.
Meskipun ada kenaikan besar ini, harga saham TMD masih turun sekitar 80% dibandingkan harga tertingginya dalam 52 minggu terakhir.
Walaupun ada peluang di Venezuela, dinamika penawaran dan permintaan yang mendasar menimbulkan tantangan besar untuk pertumbuhan yang berkelanjutan.
Pasar minyak global saat ini mengalami kelebihan pasokan. Surplus diperkirakan memuncak di 2,7 juta barel per hari pada paruh pertama tahun 2026.
Hal ini bisa menekan harga minyak mentah, menjadi hambatan bagi perusahaan energi seperti TMD Energy. Setiap kenaikan potensial dari produksi Venezuela akan menambah tekanan pasokan di pasar yang sudah jenuh.
Kesimpulannya, kenaikan saham TMDE baru-baru ini lebih didorong sentimen daripada faktor fundamental. Kenaikan seperti ini terkenal bisa berbalik arah dengan cepat setelah situasi tenang.
Investor juga harus catat bahwa peluang di Venezuela memiliki risiko pelaksanaan yang besar dan ketidakpastian waktu. Ini menunjukkan sifat spekulatif dari kenaikan saham TMD.
Membangun kembali infrastruktur minyak Venezuela akan membutuhkan investasi lebih dari $100 miliar. Butuh waktu bertahun-tahun sebelum ada peningkatan produksi yang berarti.
TMDE tidak memiliki skala dan diversifikasi seperti perusahaan minyak besar, contohnya Exxon (XOM) atau Chevron (CVX). Perusahaan besar biasanya lebih siap untuk proyek internasional berskala besar.
Ditambah lagi, TMDE tidak membayar dividen yang besar seperti perusahaan lebih besar. Ini membuatnya kurang menarik bagi investor yang fokus pada pendapatan.
Sebagai saham *penny stock*, TMD Energy rentan terhadap volatilitas berlebihan. Bahkan setelah kenaikan tadi, harganya hanya sekitar $1, yang menandakan risiko nyata untuk dihapus dari pencatatan bursa.
Hati-hati memiliki saham TMDE juga karena sahamnya tidak dapat *coverage* dari analis Wall Street. Artinya, investor harus menilai perusahaan dan prospeknya sendiri.
Artikel ini dibuat dengan dukungan alat konten otomatis dari mitra kami di Sigma.AI. Data keuangan dan solusi AI kami membantu memberikan analisis berita pasar kepada pembaca lebih cepat dari sebelumnya.
Pada tanggal publikasi, Wajeeh Khan tidak memiliki posisi (baik langsung maupun tidak langsung) di sekuritas mana pun yang disebut dalam artikel ini. Semua informasi dan data dalam artikel ini hanya untuk tujuan informasi. Artikel ini pertama kali diterbitkan di Barchart.com