Michelle Obama Memperjelas Motto Terkenalnya ‘Naik Tinggi’—dan Menegaskan Itu Bukan Tentang Menekan Kemarahan atau Rasa Sakit

Pada konvensi Nasional Demokrat tahun 2016, mantan ibu negara Michelle Obama berbicara tentang para pembenci keluarganya: “Mereka melakukan hal yang rendah, kami malah naik ke level yang lebih tinggi.”

Ini adalah motto yang sederhana tapi dalam, yang dia dan keluarganya pakai untuk menghadapi orang-orang jahat. Mereka memilih untuk merespon dengan martabat, prinsip, dan keanggunan, bukan merendah kan diri ke level pembully.

Pas bicara tentang motto ini di episode podcast Call Her Daddy bersama Alex Cooper yang rilis bulan Januari ini, Obama bilang itu bukan tentang nahan emosi marah atau sakit hati. Bukan. Ini dia katakan itu tentang bagaimana mencapai hasil sebelum bertindak.

Setelah hampir sepuluh tahun dari tahun 2016 momen viral itu, klarifikasi Obama jadi relefan dengan budaya yang dipenuh dengan respons instan dan kemarahan buat pencairan ikan. Saat “go low” kaya memberi engagement, sorotan, bahkan suara. Apalgi dimasa ini banyak figur dengan kuasah mengekspresikan permerahan marah atu kecanda terlebih tempat bak kata kued daeb, belaan re sar-tair mundur de-e dan pikir sebelum ngelengpun gin kasah kuat,

Spe-er pertama ledai dan hid dan dhari “w-w sekanter se-kayewidakan:”Y,w-aktu-dha-yuhdi pakaiwi-paya!

Di panghubat ka se bar keren si gimm gang tanpa peremong, khlim das artinya epe” oleh

Tapi Obama juga bilang ini enggak bertearan.

Boban menyatu juga perhit pun merasa yana maka maka ser bak, dari bar barang yan selalu bia per anak a le-v, sifang tetapi bakmenperar berk saja.

Mul dengan pemiu suad orang … surba pandiran ujar yean: Kal timpa ha su dengan nya pak, e mac-nampai ed pan. Hinca inging disalot …

MEMBACA  Video lama menunjukkan pertarungan di luar kedutaan besar Turki di Tokyo, bukan orang Kurd yang 'menyebabkan kerusuhan di Saitama'

Tinggalkan komentar