Tim rekrutmen sering kali jadi yang paling terdampak oleh AI. Banyak tugas perekrut sekarang bisa dilakukan oleh teknologi AI. Tapi, dengan banyaknya pilihan, sulit tau harus mulai dari mana.
Perusahaan teknologi properti Zillow sudah luncurkan beberapa alat AI untuk rekrutmen sejak akhir 2023. HR Brew baru-baru ini berbicara dengan Roz Harris, Wakil Presiden akuisisi talenta di Zillow, tentang cara timnya mengadopsi AI.
Mulai dari mana? Pada November 2023, tim Harris mulai meneliti cara AI bisa digunakan oleh perekrut.
"Kami menemukan bahwa sekitar 80% pekerjaan perekrut adalah tugas rutin yang bisa digantikan AI," katanya.
Untuk mengurangi kekhawatiran perekrut, tim Harris mengadakan ‘prompt-a-thon’, mirip hackathon tapi untuk bereksperimen dengan AI. Misalnya, mereka membuat prompt di ChatGPT untuk latihan percakapan sulit dengan manajer perekrutan.
"Masalah yang mereka selesaikan mungkin tidak akan terpikir oleh tim pimpinan," ujar Harris.
Setelah itu, tim hukum dan teknologi Zillow menilai alat-alat yang dibuat. Hingga kini, sudah ada enam alat rekrutmen AI yang dihasilkan. Harris mengatakan timnya menghindari alat yang mengambil keputusan sendiri atau menggunakan data sensitif seperti ras dan gender.
Mengukur Kesuksesan. Alat-alat AI Zillow berfokus untuk membantu perekrut dan meningkatkan pengalaman pelamar.
Bagi pelamar, ada asisten AI untuk mencari lowongan, melamar, dan mempersiapkan wawancara. Bagi perekrut, ada software untuk menemukan kandidat berkualitas dan menganalisis wawancara.
Penjadwal wawancara bertenaga AI adalah favorit Harris. Alat ini memotong waktu penjadwalan dari lebih dari seminggu jadi cuma 30 menit, menghemat 450 jam per bulan. Koordinator rekrutmen yang terdampak kemudian dialihkan ke peran lain di Zillow.
Zillow juga pakai AI untuk merekrut dari area geografis lebih luas. Sejak menerapkan model kerja remote-first (Cloud HQ), Zillow kurang dikenal di banyak kota. AI membantu membangun reputasi dan menarik pelamar. Pada 2025, tiga saluran AI mereka berhasil merekrut 558 orang hingga pertengahan Desember.
Laporan ini pertama kali diterbitkan oleh HR Brew.