Menteri Energi AS: Harga BBM Tak Turun di Bawah $3 Sampai 2027, Trump Sebut ‘Salah Total’

Setelah harga gas AS melonjak sampai di atas $4 per galon bulan ini, warga Amerika sedikit lega setelah lama merasa khawatir sejak perang Iran dimulai.

Tapi Menteri Energi Chris Wright bilang, mungkin perlu waktu lama sebelum harga bensin di Amerika turun.

“Itu bisa terjadi nanti tahun ini. Atau mungkin juga minggu depan, tapi harga sepertinya udah capai puncaknya,” kata Wright di acara CNN “State of the Union” hari Minggu.

“Pastinya, kalau konflik ini selesai, harga akan turun. Harga energi secara keseluruhan akan turun.”

Presiden Donald Trump, bagaimanapun, tidak setuju dengan perkiraan waktu dari Wright.

“Tidak, saya pikir dia salah soal itu,” kata Presiden Trump kepada The Hill hari Senin. “Salah total.” Dia bilang harga bensin akan turun “segera setelah perang ini berakhir,” merujuk ke perang yang sekarang sudah masuk minggu ketujuh. Lalu lintas di Selat Hormuz, yang biasanya dilalui 20% minyak dan gas alam cair dunia, praktis berhenti total sejak perang mulai.

Komentar Trump hari Senin itu kelihatan bertentangan dengan pernyataannya seminggu yang lalu, di mana dia memperingatkan harga bensin bisa tetap sama atau malah naik sampai pemilu bulan November nanti.

Wright bilang akhir perang sudah dekat.

Sejak perang mulai, harga rata-rata bensin naik lebih dari $1 per galon. Harga mencapai puncak rata-rata $4,17 per galon pada 9 April, yang tertinggi sejak perang dimulai 28 Februari saat Israel dan AS melancarkan serangan bersama ke Iran. Pada hari Senin, harga rata-rata bensin biasa adalah $4,04 per galon, dibandingkan $3,15 setahun yang lalu, menurut AAA.

Sekitar separuh orang dewasa Amerika bilang harga bensin adalah “beban keuangan” atau “sulit,” menurut jajak pendapat CBS News/YouGov tanggal 12 April yang survei 2.387 orang dewasa.

MEMBACA  Lavrov Sebut Agenda Pertemuan Putin-Zelensky ‘Sama Sekali Belum Siap’

Walaupun Wright bilang minggu ini atau depan adalah “kerangka waktu yang masuk akal” untuk perang berakhir, itu butuh “Iran yang dilucuti senjatanya.” Dia bilang harga di bawah $3 per galon akan “sangat bagus,” tapi dia tambah, “kita pasti akan kembali ke sana.”

Perang kelihatan mencapai titik kritis pada 7 April, ketika Trump bilang jika Iran tidak menyerah, “seluruh peradaban akan mati malam ini.” Malam itu juga, AS dan Iran setuju gencatan senjata dua minggu dan mulai perundingan damai.

Gencatan senjata—yang terganggu oleh blokade pelabuhan Iran oleh AS—akan berakhir hari Rabu, kata Trump. Wakil Presiden JD Vance diharapkan kembali ke Islamabad, Pakistan hari Selasa untuk bertemu pejabat Iran setelah perundingan damai terakhir tidak menghasilkan kesepakatan.

Krisis energi di seluruh dunia

Walaupun harga bensin tetap tinggi untuk konsumen Amerika, negara-negara Asia dan Eropa lebih parah lagi, dengan cadangan minyak yang menipis memaksa mereka ambil tindakan yang mengubah hidup.

Dalam pertemuan G20 tanggal 16 April, Wright bilang ke CNN bahwa banker dari seluruh dunia “pada dasarnya memohon” untuk tidak menetapkan sanksi lagi ke Rusia setelah sanksi dicabut bulan Maret. “Itu untuk menurunkan harga energi di Asia dan Eropa.”

AS telah beri sanksi pada minyak Rusia sejak Maret 2022, setelah negara itu serang Ukraina. Walaupun banyak negara takut sanksi dari AS kalau beli minyak dari Rusia, yang produksi sekitar 11% suplai dunia, minyak Rusia udah jadi impor yang penting untuk negara seperti Brasil, Singapura, dan Uni Eropa, setelah konflik di Iran.

Pada hari Jumat, AS perpanjang pengecualian

Begitu perang berakhir, AS akan cepat terapkan lagi sanksi ke minyak Rusia, kata Wright.

MEMBACA  Dow, S&P 500, Nasdaq siap jatuh setelah Powell menghancurkan harapan pemotongan suku bunga

Eropa punya “mungkin tinggal enam minggu bahan bakar pesawat,” kata kepala Badan Energi Internasional minggu lalu. Karena itu, Komisi Eropa minta orang-orang untuk kurang mengemudi dan terbang, serta kerja dari rumah.

Banyak negara Asia berkorban lebih besar. Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. nyatakan keadaan darurat energi selama setahun pada 24 Maret, karena negaranya cuma punya bahan bakar untuk 45 hari. Negara itu sejak itu terima kiriman minyak mentah Rusia dan punya persediaan bensin untuk 54 hari per hari Senin.

Thailand perintahkan pegawai negeri untuk kerja dari rumah dan naik tangga daripada lift sampai krisis selesai. Banyak negara terapkan minggu kerja empat hari untuk sekolah dan pegawai pemerintah.

Tinggalkan komentar