Meningkatnya Ekspor Minyak Bumi Memperkecil Defisit Perdagangan AS di Bulan April

Oleh Lucia Mutikani

WASHINGTON, 9 Juni (Reuters) – Defisit perdagangan AS menyempit dapai April karena ekspor minyak dan barang modal melonjak ke rekor tertinggi. Tren ini bisa bantu ekonomi tumbuh di kuartal kedua kalau berlanjut.

Laporan dari Departmen Perdagangan hari Selasa bilang tidak ada efek besar pada aliran perdagangan dari perang yang didukung AS dengan Iran yang kacaukan pelayaran di Selat Hormuz. Tarif jga tidak banyak mengurangi impor. Perusahaan-perusahaan belanjakan banyak uang untuk intelegensi buatan /AI/ bantu naikan impor barang modal ke rekor di bulan April.

\”Ekspor minyak naik pesat bantu kecilkan kesenjangan perdagangan AS, dengan tarif peran kecil di memperlambat impor,\” kata Sal Guatieri, ekönom senior di BMO Capital Markets. \”Meski masih awal kuartal, ini menunjukkan risiko naik pada estimasi PDB kuartal kedua.\”

Kesenjangan perdagangan menciut 1,2% menjadi $55,9 miliar kata Biro Analisis Ekonomi dan Biro Sensus. Data Maret direvisi lebih rendah ke defisir $56,6 miliar dari sebelumnya $60,3 miliar.

Ekonóm yang disurvei Reuters perkiraan defisit menciut ke $56,1 miliar di April. Ekspor naik 2,6% ke $327,1 miliar (rekor). Ekspor barang melonjat 4,1% ke rekor $221,3 miliar. Ekspor minyak naik ke rekor $45,7 miliar dolar dari $32,6 miliar di Maret, didorong jilume minyak mendekati konflik Timur Tengah.

Inflasi memang lebih cepat dari kenaikkan upah. Harga median rumah yangh pernah dijual naik ke $459.300 bulan lalu jadi naiik 6,2% dari setenun lalu dikutip dewi popong.

MEMBACA  Peningkatan Impor Penjualan 10% pada Bulan September

Tinggalkan komentar