Mengapa Salesforce (CRM) Merupakan Model Bisnis yang Tangguh?

Hotchkis & Wiley, perusahaan manajemen investasi, udah rilis surat investor untuk kuartal pertama 2026 dari “Hotchkis & Wiley Large Cap Fundamental Value Fund.” Surat itu bisa di-download di sini. Di Q1 2026, Indeks S&P 500 turun 4,4% karena ketidakpastian geopolitik dan isu investasi AI. Harga minyak mentah Brent melonjak lebih dari 100% imbas serangan AS-Israel ke Iran, yang bikin sektor energi untung besar. Saham value mengalahkan growth, dengan Indeks Russell 1000 Value naik 2,1% dibanding Growth Indeks yang anjlok 9,8%. Tapi, Hotchkis & Wiley Large Cap Fundamental Value Fund agak ketinggalan, cuma balikin 0,36% vs 2,10% buat Russell 1000 Value Index, karena kelebihan beban di sektor software dan asuransi kesehatan. Meski gitu, kepemilikan energi yang naik 49% jadi yang terbaik di portofolio. Jangan lupa cek lima saham utama dana ini buat tau pilihan terbaiknya di 2026.

Di surat investor kuartal pertama 2026, Hotchkis & Wiley Large Cap Fundamental Value Fund nyorot saham kayak Salesforce, Inc. (NYSE: CRM). Salesforce itu perusahaan cloud computing punya teknologi Customer Relationship Management (CRM) yang ngdeketin perusahaan sama pelanggan. Pas 27 April 2026, harga Salesforce (NYSE: CRM) tutup di $180,18 per saham. Return satu bulan saham Salesforce turun 2,04%, dan nilainya ilang 31,70% dalam 52 minggu terakhir. Salesforce kini punya kapitalisasi pasar $149,56 miliar.

Hotchkis & Wiley Large Cap Fundamental Value Fund bilang ini soal Salesforce di surat investor Q1 2026:

“Salesforce adalah salah satu dari lima perusahaan software global terbesar, punya portofolio luas termasuk Sales, Service, Marketing & Commerce Clouds, Slack, MuleSoft, Tableau, sama Data & AI Cloud. Produknya udah nempel banget ke banyak perusahaan besar, jadi punya ruang buat tumbuh lewat penambahan kursi, penjualan silang, dan penetapan harga, ningkatin pendapatan selama bertahun-tahun. Dengan pendapatan berulang yang sticky, margin kotor tinggi, dan kebutuhan reinvestasi minim, ini bikin model bisnis yang tahan banting dan ngurangin risiko. Salesforce laporkan Q4 yang bagus sesuai ekspektasi pertumbuhan, tapi kekhawatiran pasar soal AI yang bisa gantiin software tradisional terus ngeberetin sahamnya, jadinya saham diperdagangkan dengan harga yg menarik buat perusahaan sekelas ini.”

MEMBACA  Pembuat bir memanfaatkan pertumbuhan bir tanpa alkohol di Timur Tengah Oleh Reuters

Mengapa Investor Dividen Harus Perhatikan Inovasi Salesforce

Salesforce ada di peringkat 28 dari daftar “40 Saham Paling Populer di Hedge Fund Masuk 2026.”

Menurut data kami, 115 portofolio hedge fund pegang saham Salesforce di akhir kuartal keempat, dibanding 119 di kuartal sebelumnya. Walau kami ngaku potensi Salesforce, kami yakin beberapa saham AI lain punya potensi naik lebih besar dan resiko turun lebih kecil. Kalau kamu cari saham AI yang murah banget dan bakal diuntungin tarif Trump serta tren onshoring, cek laporan gratis kami soal saham AI jangka pendek terbaik.

Di artikel lain, kami bahas Salesforce dan deretan saham murah buat dibeli di bulan Mei. Juga silahkan cek halaman surat investor hedge fund Q1 2026 kami buat lebih banyak surat dari hedge fund dan investor lain. BACA SELANJUTNYA: “33 Saham Yang Bisa Naik Dua Kali Lipat dalam 3 Tahun” dan “15 Saham Yang Bikin Kamu Kaya dalam 10 Tahun.”

Disclaimer: None. Artikel ini aslinya terbit di Insider Monkey.

Tinggalkan komentar