Mengapa Resolusi Keuangan Anda Sering Gagal dan Solusi yang Efektif

Kamu pasti tau polanya: Bola jatuh di Tahun Baru, confetti beterbangan, dan kamu — bersama 45% orang Amerika — masuk tahun baru dengan tekad untuk menabung lebih banyak uang. Mungkin kamu bisa bertahan dengan resolusi itu selama beberapa minggu atau beberapa bulan, tapi kemudian, kehidupan terjadi. Bagaimanapun semangatmu di tanggal 1 Januari, kebiasaan keuangan baik yang ingin kamu terapkan akhirnya terbengkalai.

Sebelum kamu benar-benar menyerah dengan resolusi, coba pertimbangkan pendekatan yang berbeda. Dengan strategi yang tepat, kamu bisa buat resolusi keuangan yang lebih mungkin tercapai.

Sebelum menyalahkan dirimu sendiri, ketahui bahwa ada banyak alasan mengapa sulit mencapai resolusi keuangan. Ini beberapa penyebab utama:

“Menabung lebih banyak” dan “menambah penghasilan” terdengar seperti tujuan yang bagus, tapi itu terlalu tidak jelas.

Contohnya, jika kamu menabung ekstra seratus dolar dalam setahun, apa itu sudah memenuhi tujuanmu? Jika kamu dapat kenaikan gaji 3%, apa kamu akan senang? Mungkin, tapi yang penting adalah hasil spesifik yang kamu inginkan.

Saat terlalu tidak jelas, kamu tidak punya tujuan konkret untuk dikerjakan, dan melacak perkembanganmu hampir mustahil.

Bercita-cita tinggi itu bagus, tapi saat membuat resolusi keuangan, pastikan tujuanmu masuk akal dan bisa dicapai.

Misalnya, jika kamu terbebani utang pinjaman pelajar dan nyaris hidup pas-pasan, mungkin tidak membantu untuk menetapkan tujuan melunasi seluruh utang atau menabung $50,000 tahun depan. Jika tujuanmu terlalu muluk, kamu lebih cenderung menyerah sebelum ada kemajuan yang berarti.

Jangan tetapkan tujuan sembarangan hanya karena itu yang kamu rasa “seharusnya” dilakukan. Contoh, kamu mungkin merasa tertekan untuk beli rumah, pergi liburan mewah, atau ganti mobil. Tapi jika hal-hal itu tidak penting bagimu, kamu akan kesulitan mencapainya.

MEMBACA  Inilah Siapa yang Menang dan Kalah

Pernah dengar kutipan, “Mimpi tanpa rencana cuma angan-angan”? Perasaan ini menjelaskan mengapa hanya membuat resolusi keuangan tidaklah cukup.

Bahkan jika kamu sudah memilih tujuan yang tepat, kamu tak bisa mencapainya tanpa rencana. Ini tidak berarti kamu harus tau semuanya dari awal, tapi setidaknya, kamu perlu tau langkah tepat berikutnya.

Jika kamu mengandalkan motivasi dan inspirasi yang datang tiba-tiba, mungkin perlu seumur hidup untuk mencapai tujuan. Menunggu kondisi pikiran yang mudah berubah ini mungkin tidak cukup. Sebaliknya, kamu mungkin butuh sistem atau orang lain yang membuatmu bertanggung jawab.

Daripada mengumumkan tujuan sembarangan dan berharap bisa mencapainya, coba langkah-langkah ini untuk buat resolusi keuangan yang bertahan.

Jika kamu nyaman menyewa rumah, apa kamu akan mencurahkan energi untuk menabung beli rumah? Kemungkinan besar, itu bukan tujuan paling mendesak. Ingat ini saat membuat resolusi keuangan Tahun Baru.

Mulailah dengan memikirkan apa yang saat ini kamu hargai — misalnya jalan-jalan, keluarga, atau amal — dan gunakan ini untuk memandu penetapan tujuanmu. Mungkin kamu hidup dari gaji ke gaji dan prioritas terbesarmu adalah membangun jaring pengaman keuangan kecil. Jika begitu, menabung $500 mungkin awal yang bagus.

Setelah kamu tahu apa yang penting bagimu, beri parameter pada tujuanmu agar lebih spesifik. Misal, daripada “membuat dana darurat”, kamu bisa tentukan ingin menabung biaya hidup penting untuk tiga bulan di rekening tabungan berbunga tinggi pada akhir 2026.

Setelah resolusi sangat spesifik, kamu bisa pecah menjadi langkah-langkah kecil yang bisa dikelola. Ini membantumu merayakan perkembangan dan tahu apakah kamu on track untuk mencapai tujuan.

Menggunakan contoh di atas, katakanlah tujuannya menabung $15,000 di rekening tabungan berbunga tinggi akhir 2026. Memecahnya berarti menabung $1,250 per bulan atau sekitar $290 per minggu.

MEMBACA  Gandum untuk Mobil Cina? Rusia Beralih ke Barter untuk Hindari Sanksi

Kamu tau bagaimana biasanya: Kamu mulai termotivasi dan teratur di tanggal 1 Januari — tapi beberapa minggu kemudian, hidup sibuk, dan tujuanmu jadi tidak diprioritaskan. Untuk hindari jebakan ini, otomatiskan jalan menuju resolusi keuanganmu semampumu.

Contoh, jika tujuannya menabung $1,250 per bulan untuk dana darurat, kamu bisa mengotomatiskan transfer bulanan $1,250 dari rekening giro ke rekening tabungan berbunga tinggi. Atau jika tujuannya rapat keuangan bulanan dengan pasangan, atur undangan kalender berulang dan pengingat email otomatis.

Terakhir, jangan simpan resolusimu sendirian. Idealnya, kamu bisa berbagi tujuan dan perkembangan dengan pasangan, teman, anggota keluarga, atau profesional keuangan. Punya teman seperjalanan bisa membuat keajaiban untuk kesuksesanmu (jika kamu punya teman gym atau lari, kamu tau betapa memotivasinya itu).

Bicara tentang resolusimu dengan orang yang kamu percaya dan rencanakan check-in sepanjang tahun. Atau, jika ingin tingkat akuntabilitas dan dukungan lebih tinggi, pertimbangkan untuk menyewa pelatih keuangan atau penasihat.

Sekarang kamu tau cara membuat resolusi keuangan Tahun Baru dan membuatnya bertahan, kamu mungkin siap menetapkan beberapa tujuan untuk 2026. Jika bingung mulai dari mana, pertimbangkan ide-ide berikut (tapi ingat, lakukan hanya jika relevan untukmu):

Buat dana darurat: Punya uang tunai yang disisihkan untuk saat kehidupan tak terduga terjadi bisa membuatmu tetap terapung secara finansial, tanpa harus mengambil utang berbunga tinggi. Baik kehilangan pekerjaan, mobil mogok, atau perlu pesan tiket pesan dadakan, punya dana untuk tiga hingga enam bulan pengeluaran penting di dana darurat bisa mengubah segalanya.

Tingkatkan kontribusi pensiun: Masa pensiun tak akan membiayai dirinya sendiri, dan semakin cepat kamu menyumbang, semakin sedikit yang perlu kamu tabung berkat kekuatan bunga majemuk. Itulah sebabnya meningkatkan kontribusi pensiun — bahkan satu atau dua persen — bisa buat perbedaan besar dalam jangka panjang.

MEMBACA  Pemerintah Siapkan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabanjir Sumatra

Bayar utang berbunga tinggi: Jika punya utang kartu kredit atau pinjaman berbunga tinggi, mereka mungkin memakan sebagian besar anggaranmu. Jika bisa memprioritaskan melunasi utang itu, kamu akan punya lebih banyak ruang bernapas untuk menabung, berinvestasi, dan belanja setiap bulan.

Menabung untuk liburan: Bagaimana dengan resolusi keuangan yang menyenangkan? Mungkin kamu ingin menabung untuk liburan dan menikmati kenyataan bahwa kamu tak akan pulang ke tagihan kartu kredit yang belum dibayar. Menabung dan bayar tunai akan membuat liburan itu jadi lebih santai.

Apakah kamu mencoba menabung seribu dolar pertamamu atau jutaan pertamamu, jadikan 2026 tahun di mana kamu berpegang teguh pada resolusi keuanganmu.

Untuk peluang sukses lebih baik, pilih tujuan yang spesifik dan relevan denganmu, pecah menjadi langkah-langkah kecil, otomatiskan semampumu, dan cari akuntabilitas. Apapun tujuanmu, pendekatan yang tepat bisa membantumu membangun masa depan keuangan yang lebih sehat.

Tinggalkan komentar