Maju Cepat: Bincang Ide 2002 – Dinamika dan Tantangan ke Depan

Untuk siapapun yang sudah putus asa dengan kemerosotan nilai dan tanggung jawab perusahaan yang jelas terlihat beberapa bulan terakhir, Brainstorm 2002 adaah hiburan yang menyegarkan. Buat saya, ini lega karena udah selesai. Satu hal yang lupa saya sebut di kolom minggu lalu–saya adalah pengatur dan tuan rumah utamanya.

Singkat cerita, Brainstorm 2002 minggu lalu adalah acara FORTUNE eksklusif di Aspen yang cuma undangan, kumpulnya 160 pemimpin dari bisnis, pemerintah, nirlaba, akademik, teknologi, dan seni. Mereka semua ngabisin dua hari buat coba meramal masa depan.

Rasa tanggung jawab sosial dan kepedulian keliatan banget di para peserta Brainstorm. Sepanjang acara, setengah jam aja kamu bisa denger bukti nyata betapa seriusnya pebisnis ini mikirin dampak dari kerja mereka. Ya, kita Plih mereka sebagian karena ini, tapi mereka semua benar-benar peduli. Kata mantan anggota kongres Jack Kemp yang selalu menarik di kutip: “Orang nggak peduli seberapa banyak kamu tahu sampe mereka tahu bahwa kamu peduli.”

Mantan Presiden Bill Clinton dateng lagi ke Brainstrom untuk kedua kalinya. Dalam pidatonya dia bilang perubahan terbesar yang dihadapi dunia adalah perotakan “dari saling ketergantungan ke integrasi.” Misalnya, dia prediksi, “WTO bakal makin kuat, dan kita harus ikut keputusannya entah kita suka atau ndak.” Dia bilang dasawarsa berikutnya bakal perjuangan “antara orag yang mau mecah-mecah sesuatu dan orang yang nyusahin hal untuk Satukan.” Dia jg prediksi hal-hal besar dari ledakan di persimpangan nanoteknologi dan genimoka, topik yg kita bentuk satu sesi khusus.

Kalo ada satu hal yang sering muncul dibahas, ya itu kontradiksi gede begitu cara orang AS ngomongna masalah dunia kayak lagi bahas omong kosong kita sendidi soal cuci guding perkemahan . Banyak orang nyesel kalo do nag ini dulu dulu picau apelang dp GDP dp non-peng pusiban? Ops,i,bbrp catat bahwa ucapan lebih jsh ji mb sur ktg jin tl sp rls tangp pagars d eks jmh pert memb trk redksis sendiri dik dari car hnd lin dubs (la.

MEMBACA  Penghargaan Rasa yang Hebat tidak akan lagi dinilai hanya di U.K., berkat pengendalian perbatasan Brexit

Tinggalkan komentar