Gemini (NASDAQ: $GEMI) nambahin layer AI baru ke platform prediksi mereka, biar keliatan gak cuma kayak crypto exchange biasa, tapi lebih kayak app pasar yang lebih luas.
Kata Gemini hari Kamis, Command Center udah aktif di app Gemini, ngasih feed personal berupa sinyal real-time, ringkasan pasar, dan informasi dari AI yang nyambung sama aktivitas prediksi kamu. Fitur ini pake model SpaceXAI buat ngasih info seputar crypto, olahraga, komoditas, politik, ekonomi, budaya, dan pasar event lainnya.
Produk ini dirancang berdasarkan posisi terbuka, watchlist, dan riwayat prediksi user, bukan feed berita umum. Gemini bilang tujuannya biar konteks pasar lebih deket sama trading, jadi user bisa liat posisi, liat sinyal baru, dan pindah ke pasar lain tanpa harus ninggalin app.
Lebih lanjut dari Cryptoprowl:
Peluncuran ini pas pasar prediksi mulai jadi bagian penting dari cerita pasar umum Gemini. Perusahaan lapor pendapatan $400,000 dari pasar prediksi di kuartal pertama, kuartal penuh pertama setelah produk ini diluncurin bulan Desember. Gemini juga bilang lebih dari 20,000 user udah trading di platform, dan lebih dari 100 juta kontrak diperdagangkan sejak diluncurin.
Meski masih kecil dibanding bisnis utama Gemini tren, kategori ini ngasih jalur pertumbuhan yang lebih jelas waktu crypto exchange lagi usaha bangun di luar spot trading. Bulan April, Gemini Olympus dapetin lisensi Derivatives Clearing Organization dari CFTC, nambahin bagian lain ke rencana perusahaan buat marketplace sendiri yang ngeliput prediksi, futures, options, dan produk lain.
Command Center bawa AI ke strategi yang sama. Daripada nganggep prediksi sebagai tab produk terpisah, Gemini nyobain bikin kecerdasan, trading, dan monitor portofolio, jadi kayak satu permukaan. Perusahaan deskripsikan alat ini sebagai layer intelijen bertenaga AI pertama yang pake model SpaceXAI langsung di platform prediksi.
Gemini Space Station Inc. (NASDAQ: GEMI) sekarang diperdagangkan, di $5.16 dolar AS per saham.