Langkah Strategis Equinor untuk Proyek Wisting Lewat Kajian Lingkungan

Equinor dan mitra-mitranya sudah mengajukan program dampak lingkungan (EIA) untuk ladang minyak Wisting kepada pemerintah Norwegian untuk konsultasi publik selama 16 minggu. Ini langkah baru menuju kemungkinan pengembangan proyek di Laut Barents.

Konsultasi dimulai sementara proyek masih dalam fase pengembangan konsep. Equinor bilang masih perlu perbaikan teknis dan ekonomis sebelum mitra bisa putusin apakah Wisting cukup layak secara komersial.

Ditemukan tahun 2013, Wisting adalah penemuan minyak terbesar yang belum dikembangkan di landas kontinen Norwegian, dengan perkiraan sumber daya sekitar kurang dari 500 juta barel setara minyak. Ladang ini sekitar 310 kilometer utara Hammerfest dengan kedalaman air 390 sampai 418 meter.

Sejak proyek ditunda tahun 2022, Equinor sudah revisi rencana pengembangan. Perusahaan itu bilang sudah evaluasi cara menyuplai listrik dari darat tapi akhirnya diaba karena tantangan teknis dan biaya tinggi. Sebagai gantinya, mitra kerjain solusi turbin gas yang hemat energi buat pembangkit listrik lepas pantai.

Mitra-mitra sudah pilih kapal produksi, penyimpanan, dan bongkar muat (FPSO) sebagai konsep pengembangan utama. Equinor juga rencanakan buat nilai kemungkinan menggabungkan penangkapan dan penyimpanan karbon ke FPSO anyar untuk kurangi emisi operasi, meski kata jenis itu tergantung pada kesiapan teknologi, izin pemerintah, dan nilai ekonomi.

Mitra-mitra targetan selesaiin pilih konsep akhir tahun 2026, dengan keputusan investasi final ditargetkan akhir 2027.

Equinor bilang suksesnya proyek ini bisa hasilin puluhan tahun aktivitas ekonomi di Norwegia. Perusahaan harap sekitar 30 tahun operasi ladang buat mendukun lapangan jangka panjang serta penciptaan nilai. Pengeboran, konstruksi sumur, dan infrastruktur bawah laut ambil hampir separuh investasi total. Pemasok Norway diharap jadi pemain utama di teknik, pengadaan, dan konstruksi modul kapal FPSO, tapi badan kapal perlu dibangun di luar negri karena ukurannya besar.

MEMBACA  Dexcom menerima surat peringatan FDA untuk dua fasilitas manufaktur di Amerika Serikat

Izin Wisting dipegang Equinor Energy (42.5%), Aker BP (27.5%), Petoro (20%), dan INPEX Idemitsu Norge (10%). Pembagian kepemilikiian masih menunggu persetujuan Pemernitah Norwegia setelah transaksi-between Equinor dan Aker BP yang diumumin sebelumnnya.

Oleh Charles Kennedy untuk Oilprice.com

Tinggalkan komentar