Kenaikan Saham Kripto Tertekan, Robinhood Pimpin Pelemahan Pasca Laba mengecewakan

Robinhood Jadi Pemicu Saham Kripto Turun Setelah Laba yang Mengecewakan

Turun 14% setelah laporan laba yang ngecewain, saham Robinhood Markets (NASDAQ: $HOOD) memimpin penurunan di sekuritas terkait kripto pada 29 April.

Saham kripto lagi jatuh setelah pendapatan Robinhood gagal mencapai prediksi Wall Street dan juga ditengah ketegangan antara AS sama Iran yang makin parah.

Robinhood laporin penurunan 47% di pendapatan dari kripto pada kuartel pertama tahun ini, bikin banyak analis dan investor kaget, sampe akhirnya terjadi penurunan besar.

Lainnya dari Cryptoprowl:

Saham kripto lainnya juga turun drastis hari ini. Coinbase Global (NASDAQ: $COIN) dan Bullish (NYSE: $BLSH) yang merupakan bursa di AS turun 8%.

Gemini (NASDAQ: $GEMI), bursa kripto yang dijalanin oleh saudara kembar milyuner Cameron dan Tyler Winklevoss, turun 6%.

Sementara itu, penambang Bitcoin (CRYPTO: $BTC) kayak Riot Platforms (NASDAQ: $RIOT) dan MARA Holdings (NASDAQ: $MARA) turun 7%.

Strategy (NASDAQ: $MSTR), perusahaan pemilik BTC terbesar, turun 4% hari ini.

Penurunan ini juga terjadi karena harga Bitcoin ikut turun ke $75,500 dolar AS di perdagangan sore, setelah sebelumnya berada di atas $77,000 dolar AS.

Tekanan tambahan pada aset beresiko datang dari Presiden AS Donald Trump yang nolak tawaran Iran untuk mengakhiri blokade laut dan buka Selat Hormuz, jalur pengiriman minyak yang kritis.

Berita itu bikin harga minyak naik 6% karena khawatir rantai pasokan energi di Timur Tengah bakal tetep tertekan buat beberapa waktu kedepan.

Saham kripto bisa makin goncang oleh hasil keuangan dari perusahaan teknologi besar kayak Alphabet (NASDAQ: $GOOGL), Amazon (NASDAQ: $AMZN), Meta (NASDAQ: $META), dan Microsoft (NASDAQ: $MSFT), yang semuanya bakal laporin laba setelah bel penutupan.

MEMBACA  Apple Memimpin Lonjakan Saham Teknologi Global Setelah Keringanan Tarif Trump

Tinggalkan komentar