Pasar Kripto Mulai Kuat Lagi, Kata Bernstien, Investor Besar Balik Lagi
Bernstien bilang kripto mulai keliatan lebih sehat, bukan cuma dari harga aja. Dalam catatan pasar baru, analis senior aset digital bernama Gautam Chhugani bilang dia lihat “potensi keuntungan besar” kembali ke sektor ini, karena aliran dana dari institusi besar semakin kuat, pemegang jangka panjang tetep bertahan, dan teknilogi blockchain makin nyambung dengan keuangan biasa.
Salah satu alasannya adalah masih banyak modal yang masuk ke aset kripto meski Bitcoin lagi susah. ETF Bitcoin spot udah mencatat masuk bersih sekitar $2,7 miliar dalam tiga minggu terakhir, dan sekarang pegang sekitar 6,3% dari total suplai Bitcoin. Chhugani juga sebut Strategi (perusahaan besar) terus beli Bitcoin pas harga turun, udah tambah 142.561 BTC tahun ini dengan harga rata-rata $78.000, sementara produk STRC mereka capai volume dagang $7,2 miliar di April, naik dari $5,7 miliar di Maret.
Intinya, fase berikutnya kripto mungkin dibangun dari infrastruktur yang gak terlalu tergantung sentimen pasar. Bernstien sebut adopsi stablecoin dan tokenisasi aset dunia nyata sebagai pendorong jangka panjang yang terus tumbuh meski Bitcoin masih jauh dari harga puncaknya. Catatan itu bilang contohnya, stablecoin dolar udah mencapai suplai $276 miliar, dengan USDC aja $78 miliar, sementara aset dunia nyata yang diubah jadi token di blockchain totalnya sekitar $345 miliar dan tumbuh 110% per tahun.
Chhugani juga bahas soal komputer kuantum, bilang ancamanya “nyata tapi bisa diatasi” dan protocol seharusnya punya 3-5 tahun lagi untuk berkembang sebelum sistim kuantum mjadi kritis untuk keamanan Bitcoin.
Pendapat itu cocok dengan nada catatan Bernstien. Mereka gak bilang pasar bebas risiko. Mereka bilang siklus ini liat keliatannya lebih tahan lama karena bidang bisnis di iluar kripto — ETF, produk treasury, stablecoin, dan aset token— makin kuat meski harga lagi naik-turun.
Bicoin itu diperdagangkan di harga $78,086 USD per token digital sekarang.