Banyak perusahaan teknologi besar yang sudah terkenal — dari Amazon sampai Nvidia — adalah anggota klub triliun dolar. Ini bukan klub sungguhan dengan fitur keanggotaan dan iuran, tapi lebih ke sekelompok raksasa pasar yang masing-masing nilainya lebih dari $1 triliun. Micron Technology adalah yang terbaru masuk beberapa hari lalu.
Pertanyaannya selalu: Perusahaan mana yang bakal jadi berikutnya? Kejutan! Bisa aja perusahaan yang belum diperdagangkan publik. Aku bicara tentang SpaceX milik Elon Musk, yang berencana IPO dalam beberapa minggu. Raksasa peluncuran roket ini ditargetkan valuasi hampir $2 triliun — dan jika terwujud, ini bakal jadi sejarah sebagai IPO terbesar.
Apakah AI bakal bikin orang pertama di dunia jadi triliuner? Tim kami baru aja merilis laporan tentang satu perusahaan kecil yang disebut “Monopoli yang Tak Tergantikan”, yang menyediakan teknologi kritis yang dibutuhkan Nvidia dan Intel.
Yuk kita lihat lebih dekat raksasa teknologi dan industri yang mungkin bakal gabung klub triliun dolar berikutnya.
Awal mula klub triliun dolar
Pertama, catatan soal lingkungan triliun dolar dan pentingnya valuasi. Di awal tahun 2018, rakasasa teknologi sekarang masing-masing punya nilai pasar kurang dari $1 triliun — Apple jadi perusahaan pertama yang mencapai $1 triliun, setidaknya sebentar, saat mencapai level itu di sesi dagang akhir tahun itu.
Lambat laun, sejak 2020, rakasasa lain yang dikenal sebagai Magnificent Seven mencapai $1 triliun kapitalisasi pasar, dan sejak itu, masing-masing udah melampauinya — Nvidia bahkan jadi perusahaan pertama $4 triliun tahun lalu dan sekarang tembus $5 triliun sebagai perusahaan terbesar dunia.
Haruskah kamu buru-buru beli saham perusahaan yang baru mencapai $1 triliun? Belum tentu. Ini gak berarti sahamnya bakal terus naik dan kasih balesan bagus. Meski gitu, perusahaan triliun dolar kini punya kesamaan: Mereka sukses dibangun lama dan punya bisnis yang untung besar. Makanya, saham mereeka mungkin bagus dibeli dan disimpan.
Perusahaan seperti SpaceX, walau menarik buat investor agresif yang tahan risiko, beda sama anggota klub tukareun dolar sekarang soalnya masih dalam tahap pertumbuhan awal. SpaceX mungkin IPO dengan valuasi mendekati $2 triliun, tapi banyak tantangan di depan — yang akan nentuin apakah perusahaan bakal pertahankan valuasi itu.
Bisnis SpaceX
SpaceX, yang ajek bisnis peluncuran roket, layanan internet satelit, bisnis AI, belon untung sekarang. Malah lagi ngabisin duit besar buat bangun AI nya. Belanja modal di sektor AI total $12 miliar tahun lalu, dan SpaceX laporkan kerugian bersih sekitar $4,9 miliar. Penting juga dikatahuin kalau bisnis SpaceX lain padamt modal. Tahun ini, capex roket dan satelit udah lebih dari $3 miliar dan $4 miliar.
Sementara itu, rumah tangga tunjukan pertembuhan sentalal, pendapatan $10 milyar di 2023 jadi $18 m dolar pada waktu laluin trintah if. Dana ada perusahaan star misalnya some pocs high Starship delta rocket peluanin Stardia hulad timur pi bayak bosoin. Paling nyoba eatin dem high. Kena-kenaikan mantok heugur biase has hant la dan pikutins? Sereny menat spases sup jan paleto ansert.”