Judul: Beijing Tegur Alibaba dan JD.com Soal Diskon Menyesatkan. Bagaimana Cara Bermain Saham-saham Unggulan China di Sini.

Pasar e-commerce China lagi susah banget sekarang. Banyak platform pemotong harga biar orang tetap belanja, tapi permintaan masih lemah. Tahun lalu di Singles’ Day, pertumbuhan penjualan lambat banget, hampir setengah dari tahun 2024. Pembeli lebih milih barang murah.

Jadi waktu platform gede kayak Alibaba dan JD.com ngeluarin diskon baru dan kampanye "subsidi miliaran yuan" buat festival 18 Juni, regulator langsung pasang mata.

Hari Kamis, 11 Juni, regulator panggil eksekutif platform dan nuduh mereka menipu pembeli dengan diskon yang dibesar-besarkan. Subsidi aslinya lebih kecil dari yang diiklankan.

Peringatan itu bikin saham Alibaba turun lagi. Udah jatuh 41% dari harga tertinggi 52 minggu di $192.67, ditambah lagi masalah lama sama regulator sejak kasus antimonopoli tahun 2021. Teguran di tengah musim belanja 618 ini makin nyakitin.

Jadi, apakah ini cuma berita lewat, atau tanda bahwa Alibaba yang udah diperbarui dengan AI pun masih kena kendali Beijing?

Keuangan Terbaru Alibaba

Alibaba punya pasar online gede sebagai bisnis inti, ditambah cloud, media digital, dan logistik. Pendapatan mereka dari komisi, iklan, dan layanan berbayar.

Saham Alibaba naik tipis 0.35% dalam setahun terakhir, tapi sejauh tahun ini turun 22.72%.

Meski turun, harga saham Alibaba 16.7 kali laba di masa depan, lebih mahal dari rata-rata industri sekitar 15.97. Investor masih mau bayar mahal untuk ukuran dan aset mereka.

Alibaba sekarang ngasih dividen dengan hasil tahunan 0.82% terakhir. Dividen terbaru $1.030 sudah diumumkan tanggal 11 Juni 2026, dibayar setaun sekali.

Hasil kuartal Maret campur-campur. Pendapatan naik 3% dari tahun lalu, jadi RMB 243.4 miliar (sekitar $35.3 miliar). Tapi EBITA turun 84% karena mereka banyak habiskan uang untuk teknologi, quick commerce, dan pengalaman pengguna.

MEMBACA  Fluence Energy (FLNC) Melonjak 21% Seiring Rekan-Rekan, Usai JPMorgan Beberkan Investasi Triliunan Dolar

Laba bersih melompat 96% jadi RMB 23.5 miliar (sekitar $3.4 miliar), dibantu gain pasar. Tapi laba non-GAAP cuma RMB 86 juta (sekitar $12 juta). Kas juga menurun, arus kas operasi turun 66%, dan arus kas bebas jadi negatif.

Mesin Bisnis Masih Jalan

Sekarang Alibaba mengandalkan AI. Mereka rilis AI Happy Horse buat ekosistem mereka, dan AI Happy Oyster buat game. Udah geser platform AI ke komersialisasi. Infrastruktur AI dan robot juga dikembangkan, meski sekarang regualtor batasi kelonggaran diskon.

Panduan Analis

Laporan pendapatan berikutnya and gantian A.D nanti tanggal 4 Juni dalam tahun itu??? Se mokat e Q R besar sekali—eh—!!! A mungkin! Arans lain…pokoknya wak tu ta w ya 14 awa** su? Pule kayak Ntar Insaflah luunca sampai akhir: tapi saya di w aktu perkees tahun la a trI ]?AaAa,,,,,,?, big gmaalkse? no,… eee terus si ee dari saya hi, ber juang, kepe angg? …. baghua maksud!!! ooof sial banget, kurang kapasitas ngomong ini text paanj

Tinggalkan komentar