Istri Ungkap Suami Selalu Tak Punya Uang—Ternyata Ia Habiskan Uang ‘Hiburan’ 3 Tahun untuk Sahabat Penjara Setelah Cek Riwayat Telepon. ‘Ini Sungguh Menyedihkan’

Sebuah lubang dalam pernikahan dan lubang nyata di rumah. Begitulah cara seorang wanita menggambarkan badai yang dia jalani—masalah keuangan, emosional, dan struktural—setelah menemukan suaminya diam-diam mengalirkan “uang jajan”-nya untuk percakapan dengan seorang wanita di balik jeruji.

Kisah ini terbongkar saat episode “The Ramsey Show,” dimana pembawa acara Rachel Cruze dan George Kamel menerima telepon dari wanita bernama Caroline. Empat bulan sebelumnya, dia memeriksa tagihan telepon mereka dan melihat beberapa nomor tidak dikenal. Suaminya, yang selalu mengaku tidak punya uang dan cemas menunggu uang jajan berikutnya, ternyata telah berhubungan dengan seorang teman pena dari penjara. Bukan hanya beberapa minggu. Tapi selama tiga tahun.

“Saya tidak bisa memahami semuanya,” jelas Caroline. “Dia tidak punya apapun untuk ditunjukkan dari uang itu, tapi uangnya selalu habis.”

Komunikasi itu mulai, katanya, setelah suaminya melihat iklan di internet. Awalnya dia mengaku “terjebak,” tapi Kamel menyangkal keras: “Tidak, dia tidak terjebak. Dia sengaja melakukan ini atas keinginannya sendiri.”

Cruze mengonfirmasi pertanyaan yang jelas: iya, itu adalah wanita yang sama di penjara selama ini. Uangnya, kata Caroline kemudian, digunakan untuk mengisi akun komisaris atau keperluan penjara serupa.

“Dia hanya terseret dalamnya,” katanya. “Tapi dia tidak pernah memberi tahu saya—dia terus menyembunyikannya.”

Dan bagi Caroline, pengkhianatan emosional bukan satu-satunya kerusakan yang harus dihadapi. Tak lama setelah menemukan kebenaran, sebuah pohon jatuh menimpa rumah mereka. “Jadi kami berurusan dengan lubang dalam pernikahan kami dan lubang di rumah kami,” katanya. Bahkan jika dia ingin pergi, masalah praktis perceraian dan menjual rumah tidak bisa dilakukan.

Ketika ditanya apakah mereka aktif memperbaiki pernikahan, Caroline bilang dia sudah ikut terapi, sementara suaminya—meski ragu-ragu—setuju untuk menemaninya ke gereja dan berencana ikut retreat pernikahan. Tapi dia akui dia merasa tidak dapat cerita yang lengkap.

MEMBACA  TV 4K Terbaik untuk tahun 2024

“Dia bilang itu tidak akan baik. Itu sangat gelap,” dia ingat, merujuk respon suaminya saat diminta ikut konseling.

“Kamu tidak bisa melangkah maju dengan setengah kebenaran,” kata Cruze padanya. “Tidak mungkin.”

Kamel menyarankan untuk menarik laporan kredit suaminya dan membekukan kreditnya untuk cegah akun tersembunyi baru. Dia juga rekomendasikan untuk mengatur notifikasi transaksi langsung, bahkan jika mereka pisah rekening. Cruze mendukung ide Caroline untuk melacak pengeluaran “uang jajan” suaminya ke depannya.

“Ini bukan tentang menjadi ibunya,” kata Cruze. “Ini tentang membangun kembali kepercayaan.”

Caroline akui dia takut lebih banyak rahasia akan muncul. “Saya takut ada hal lain yang akan terungkap,” katanya. “Dia masih tidak memberi tahu saya seluruh kebenaran.”

Cerita Caroline bukan hal unik. Survei Bankrate minggu lalu menemukan bahwa 40% orang dewasa AS dalam hubungan punya rahasia keuangan, entah itu pengeluaran tersembunyi, utang, atau rekening terpisah. Dan 43% bilang kebohongan seperti itu terasa sama buruknya—atau lebih buruk—dari selingkuh.

Dalam kasus Caroline, pengeluaran diam-diam suaminya untuk teman pena penjara selama tiga tahun menunjukkan bagaimana kebiasaan uang rahasia bisa mengikis kepercayaan. Banyak pasangan bahkan tidak tahu gambaran penuh keuangan satu sama lain, dan jarak itu bisa berubah menjadi sesuatu yang lebih besar.

Beberapa tanda peringatan yang harus diperhatikan:

Selalu kekurangan uang tanpa alasan jelas

Menjadi defensif saat ditanya tentang uang

Tagihan yang tidak masuk akal

Menyembunyikan kata sandi atau akses bank

Menghindari pembicaraan tentang utang atau anggaran

Jika kamu mencoba membangun kepercayaan kembali—atau melindungi diri sendiri saat mencari langkah selanjutnya—berkonsultasi dengan penasihat keuangan bisa membantumu memasang pagar pengaman, melacak pengeluaran, dan merencanakan langkah berikutnya.

MEMBACA  Beginilah Jauhnya Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq Bisa Turun, Menurut Indikator yang Tidak Pernah Salah secara Historis

Bagi Caroline, ini bukan lagi tentang “uang jajan”. Ini tentang menjaga dirinya aman sambil memutuskan apakah mereka masih bisa membangun sesuatu yang nyata—atau sudah waktunya untuk pergi.

Tinggalkan komentar