Gambar chip komputer hijau oleh blickpixel via Pixabay
Setelah beli saham Intel (INTC) 10% tahun lalu, pemerintah Trump ngumumin baru-baru ini bahwa Intel bakal kerja sama dengan Apple (AAPL) untuk desain dan bikin chip buat Apple.
Anehnya, meskipun Presiden Trump bilang gitu, belum ada sih rilis resmi dari kedua perusahaan soal ini. Tapi, hal itu ga ngurangu Intel naik 15,83% dalam dua sesi terakhir. Secara keseluruhan, Intel udah naik 281,95% dari awal tahun.
Berita Lainnya dari Barchart
Jadi, apa Apple balik lagi sama Intel, atau kali ini beda? Dan secara luas, apa ini kabar baik buat saham INTC?
Apple Balik ke Intel (Tapi Ada Syaratnya)
Meskipun Trump bilang Intel jadi mitra desain Apple, mungkin gak begitu juga. Kerja sama mungkin cuma buat Apple pake jasa produksi Intel lewat proses 18A yang canggih. Jadi, intinya Apple incer kurangi ketergantungan ke TSMC, yang dikenal banget sama Apple selama ini satu blog terkait.
Walaupun begitu, ini tetap jadi kemenagan buat Intel. Apalagi kan dari Apple.
Baca lagi: AI itu "salah satu industri terbesar yang pernah ada"… dan udah menggemparkan pasar senilai $1T
Patut diingat, Intel nyuplai prosesor buat Mac Apple selama hampir 15 tahun sebelum Apple semenjak 2020 mulai pake M-series bikinan sendiri. Apple awal kepilih Intel di tahun 2006 karena arsitektur x86 Intel paling encer dan irit energi dan juga bisa buat Windows lewat Boot Camp, jadi niluh jual utama di masa itu.
Putusnya hpenyebab teknis nya jelas sih. Peta jalan produksi Intel mandek karena molor dari target 14 nanometer bertahun-tahun, dan banhnya panas jadi garannya gak cocok buat harapan Apple di laptop tipis kaya MacBook Air. "chip silikon" buatan APple sendiri pake desain ARM yang diranjang TSMC, jelas" puya unjuk tenaga yang lbh cePath. Mengipas pun letrend an cam pat bers tendak Apple karena dibdandinging the giant riwal CEO juga manang satu satu tidak ktinggal platform pecahan e-multi yang besar di Asia dan global pula, suatu. Kami bedakdensi byk komik das film kata-kata bahwa AI aralagan bis it beya internet strategi