Tidak usah bahas insinyur AI atau konsultan manajemen—lowongan kerja paling hot di Amerika sekarang bukan di kubikel di Silicon Valley atau Wall Street. Tapi ada di pinggir lapangan olahraga favorit negara itu.
Sembilan tim NFL sedang cari pelatih kepala baru, memulai salah satu siklus perekrutan paling kompetitif—dan kejam—di pasar tenaga kerja AS. Pekerjaan ini tawarkan gaji besar sekali, visibilitas tinggi, dan wewenang atas perusahaan bernilai miliaran dolar. Tapi ada risikonya: kegagalan itu publik, cepat, dan seringnya final.
Tidak perlu gelar formal, walaupun bermain football di kuliah sering jadi jalan wajib. Kamu harus pindah kota, tapi bisa pilih kota besar mana saja di AS. Jadwal perjalanan sangat padat, tapi kamu tidak akan pernah harus naik kelas ekonomi. Dan meski kontrak beda-beda, bisa dibilang peran ini hampir pasti bikin kamu jadi jutawan—asalkan negosiasimu bagus dan bertahan cukup lama.
Lowongan tahun ini termasuk Baltimore Ravens, Atlanta Falcons, New York Giants, Pittsburgh Steelers, Miami Dolphins, Las Vegas Raiders, Cleveland Browns, Tennessee Titans, dan Arizona Cardinals—masing-masing berharap perekrutan yang tepat bisa cepat ubah nasib tim mereka.
“Kesuksesan di liga ini tergantung situasi,” tulis kolumnis Wall Street Journal Jason Gay. “Ya, butuh kecerdikan dan keberuntungan, dan rencana lima tahunmu itu lucu, tapi yang paling kamu butuhkan adalah organisasi yang berjalan lebih baik daripada usaha cuci mobil anak kelas 8. Itu tidak banyak.”
Realita itu mungkin menjelaskan kenapa pekerjaan paling hot di Amerika juga termasuk yang paling tidak stabil—dan kenapa banyak tim kembali cari pelatih lagi.
Gaji pelatih naik dari $300K jadi $6 juta per tahun—tapi kamu harus tunjukkan passion untuk pekerjaan ini puluhan tahun sebelumnya
Tidak mengejutkan, jalan untuk jadi pelatih kepala NFL biasanya mulai puluhan tahun sebelum negosiasi kontrak pertama.
Kebanyakan pelatih punya passion untuk olahraga ini sejak muda, seringnya bermain football di SMA atau kuliah sebelum dapat posisi di tim profesional. Dari sana, pendakiannya mirip tangga korporat: peran entry-level, tahun-tahun magang, dan sering ganti kerja—seringnya harus pindah ke kota baru tiap beberapa musim.
Contohnya Mike McDaniel, pelatih kepala Miami Dolphins yang baru dipecat. Setelah jadi pemain di Yale, dia mulai karir pasca-kuliah sebagai magang pelatih tahun 2005. Dia habiskan hampir 20 tahun berganti peran asisten di banyak tim sebelum dapat pekerjaan pelatih kepala pertama tahun 2022. Di sisi lain, Todd Haley, mantan pelatih kepala Kansas City Chiefs, tidak pernah main football di SMA atau kuliah—tapi tetap bisa capai tingkat pelatih tertinggi di liga.
Bagaimanapun jalurnya, hasil di puncak sangat besar.
Selama beberapa dekade terakhir, pelatih jadi lebih seperti aset untuk tim—dan karena itu gaji rata-rata mereka naik dari $300,000 menjadi $6 juta per tahun, menurut data dari Sportico dan Pro Football Reference yang dilaporin The New York Times.
Di puncak pasar, gaji bisa jauh lebih tinggi. Pelatih kepala Kansas City Chiefs saat ini, Andy Reid, pelatih bayaran tertinggi di liga, diperkirakan mendapat $20 juta per tahun. Kontrak juga mungkin termasuk insentif performa terkait pencapaian seperti playoff atau lolos ke Super Bowl.
Tapi kompensasi itu datang dengan risiko besar. Ketidakamanan kerja ekstrem dan kemungkinan gagal yang tinggi di publik bikin gaji tinggi itu berfungsi seperti “uang bahaya,” menurut Minjung Kim, asisten profesor manajemen olahraga di Texas A&M University.
“Walaupun pelatih kepala dapat nilai merek dan visibilitas signifikan, mereka bekerja di lingkungan di mana performa dinilai secara publik, waktu sangat singkat, dan keamanan kerja sering dibentuk faktor di luar kendali langsung mereka, seperti cedera, susunan pemain, atau ketidakstabilan organisasi,” katanya ke Fortune.
“Kompensasi tinggi mencerminkan intensitas peran tapi tidak hilangkan volatilitasnya, menunjukkan betapa tidak stabil dan menuntutnya posisi-posisi ini.”
Bagaimana ekspektasi untuk pelatih kepala NFL dibandingkan dengan jadi CEO top
Intinya, pekerjaan pelatih kepala sederhana: menangin pertandingan football. Tapi dalam prakteknya, pelatih diharap jadi motivator, perekrut, dan taktisi ultimat—sambil jadi orang pertama yang disalahkan ketika ada masalah.
Efektivitas pelatih kepala bergeser dalam tahun-tahun terakhir dari yang dinilai terutama dari karisma, intuisi, dan staf pelatih, menjadi apa yang Kim sebut “triad kecerdasan pelatih”: punya kecerdasan budaya, digital, dan emosional.
“Di organisasi olahraga kontemporer, pelatih kepala harus memimpin grup beragam, integrasikan data dan teknologi ke proses pengambilan keputusan cepat, dan regulasikan emosi di bawah tekanan tinggi,” katanya ke Fortune.
Seringnya, skill yang dibutuhkan untuk jadi pelatih sukses disamakan dengan skill seorang CEO.
“Seperti CEO, [pelatih] harus perhatikan perencanaan strategis jangka panjang dan pengambilan keputusan, mengelola kesejahaan budaya dan emosional tim, serta bertindak sebagai wajah organisasi,” tulis komentator olahraga dan mantan pemain NFL Domonique Foxworth. “Hal-hal itu tidak terdengar seperti pelatih, tapi efeknya pada kesuksesan tim sama besarnya dengan perencanaan pertandingan.”
Gagal mempertimbangkan tanggung jawab gambaran besar pada akhirnya bisa bikin ragu-ragu di momen penting, pemain tidak senang, dan bocoran informasi berbahaya ke media, kata Foxworth.
“Terlalu banyak pelatih kepala meremehkan pentingnya tugas CEO baru mereka dan fokus pada sisi lapangan yang bawa mereka sukses,” tambah Foxworth. “Efeknya pada tim tidak beda dengan yang terjadi di organisasi lain: Tidak ada kohesi strategis, kesadaran jangka panjang, dan budaya apati berkembang.”
Kim setuju bahwa pelatih kepala modern dan eksekutif korporat sama-sama butuh visi jelas dan kemampuan adaptasi. Tapi pengawasan tanpa henti minggu demi minggu bikin kepemimpinan olahraga jadi “salah satu bentuk kepemimpinan organisasi paling terlihat dan menuntut secara psikologis saat ini.”
Ini adalah beberpa informasi tentang proyek yang baru. Kita akan mulai kerja bulan depan.
Kami sudah siapkan semua alat-alat yang diperlukan. Jadwal rapat akan dikirim nanti ya.
Mohon baca dokumennya dengan teliti sebelum kita diskusi. Kalau ada pertanyaan, bisa tanya saya.