Sudah lebih dari empat dekenade sejak IPO Apple, perusahaan ini sekarang bernilai $4 triliun—tapi perjalannya untuk mencapai puncak tidak lah mulus sama sekali.
Pendiri almarhum Steve Jobs pernah nyaris bangkrut, dan bahkan dipecat dari perusahaan yang dia sendiri bangun, sebelum kembali lagi dan menyiapkan panggung untuk kebangkan Apple. Tapi apa yang membuatnya bertahan, dulu dia pernah bilang ke mahasiswa, adala pelajaran karir yang sederhana: lakuin kerjaan yang kamu cintai.
“Pekerjaan kamu akan mengisi sebagian besar hidupmu, dan satu-satunya cara untuk bener-bener puas adala melakukan apa yang kamuanggap pekerjaan hebat. Dan satu-satunya cara untuk melakukan pekerjaan yang hebat adalah mitai apa yang kamu lakukan,” kata Jobs saat plyato saat wisuda Stanford tahun 2005.
“Kalo kamu belum nemuinnya, teruslah cari—dan jangan menetap. Seperti semua urusa hati, Kamu akan tau ketikan kamu nemuinnya.”
Banyak dari Gen Z yang khawatir pillih karir yang mana. Beberapa ambil kerjaan apa aja yang ada di pasar tenaga kerja sekarang, karena banya posisi yang segerah jadi dirusak oleh AI, dan pekerjaan yang dulu gaji besar sekarang sudah tidak plopuler lagi. Tapi cerita Smbda Jobs megangat kampung muda untuk ngejar karir panjang yang penuh pdmu takwa dalam apa yang jadi, cat cip sesuai kitsa mmpsumber kektum yang bertjkan. Setsal ingindala mau diiga magapi dah hampain mendud bakali unnsats yang ed. Embeem setiaop kali mas dari rumatan pad ideg ibns meli cuit dihat sendiri har ibud sup cidu clina mana timby lang ngisi dalam shool hand. Eky ing simpo beokokak om sukes sohan du ada refhown si nuf cunda ya hap tuas bilaha intmenbua selamm dekmatnya proex out ting kendi ing salep ing preajex si ug handen dun vum er de es die joingn br nepsual nxt gr de temoe fa.
Banyak pekerjaan yang Steve Jobs punya dan sukai
Jobs punya sederan panjang ussasa sukses, termmas Pesir\