Halaman TL Ritel TFI kesulitan, Truk Muatan Penuh Tunjukkan Pemulihan

Meskipun beberapa perbandingan operasi tahun-ke-tahun untuk TFI International (NYSE: TFII) negatif dibandingkan dengan kuartal pertama tahun lalu, perusahaan dalam pernyataan resmi yang dirilis bersamaan dengan laporan keuangan ini tetap optimis.

Angka-angka intinya positif untuk TFI dalam satu hal. Menurut SeekingAlpha, laba per saham non-GAAP perusahaan sebesar 69 sen per saham melampaui perkiraan konsensus sebanyak 8 sen. Pendapatan sebesar $1,95 miliar lebih baik dari perkiraan konsensus sebesar $50 juta.

“Kami dengan mudah melampaui perkiraan laba kuartal pertama dengan pendapatan yang lebih kuat dan profitabilitas yang lebih tinggi untuk Truk dan Logistik meskipun cuaca buruk di awal kuartal, berkat kerja keras tim berbakat kami dan keuntungan dari investasi strategis kami di tahun-tahun terakhir,” kata Alain Bédard, ketua, presiden dan CEO dalam pernyataan tersebut.

Kuartal pertama adalah diperkenalkannya sistem baru untuk melaporkan laba LTL di TFI. Sebelumnya, perusahaan memisahkan angka kinerja untuk operasi LTL AS dan Kanada-nya. Tapi itu sudah berakhir, jadi semua angka LTL sekarang untuk perusahaan secara keseluruan.

LTL masih berjuang menurut beberapa ukuran. Rasio operasi gabungan naik 220 basis poin menjadi 95,3%. Pendapatan operasi turun 35,12% dan pendapatannya per pengiriman tidak termasuk bahan bakar, atau yang disebut di sektor LTL, turun 2,16% menjadi $303,36. EBITDA yang disesuaikan turun 14,4% menjadi $79,2 juta.

Sektor Truk mengalami kondidi yang lebih baik. Total pendapatan naik tipis 0,83%, EBITDA yang disesuaikan naik lebih dari 4%, dan pendapatan operasi naik 14,32%.

Pemisahan pendapatan TFI antara LTL dan Truk adalah 51% untuk LTL dan 49% untuk Truk.

EBITDA yang disesuaikan di segmen Logistik TFI naik 16,44%.

“Digabung dengan fokus tajam tim kami pada efisiensi dan profitabilitas inti, TFI berada dalam posisi yang baik saat dinamika angkutan meningkat setelah perbaikan di bulan Maret,” kata Bedard dalam pernyataan itu. “Selama ini, kami terus memperkuat neraca keuangan campuran dengan arus kas bebas yang cukup untuk memudahkan alokasi modal yang strategis dan tepat waktu serta dividen yang menarik kami, dengan pengembalian kelebihan modal yang menjadi inti dari misi kami untuk pada akhirnya memberi nilai buat pemegang saham.”

MEMBACA  5 Tautan Resmi Video Senam Anak Indonesia Berkualitas, Gerakan Penuh Energi dan Ceria

Bahkan di kuartal tersulitnya, manajemen TFI selalu memuji arus kas perusahaan. Tapi arus kas bersih dari aktivitas operasi di kuartal ini turun menjadi $121,5 juta dari$193,6 juta. Itu juga penurunan besar dari kuartal ke empat, di mana TFI melaporkan arus kas bersih dari aktivitas operasi sebesar $282,2 juta.

Presentasi TFI mengatakan penuran angka itu disebabkan oleh meningkatnya piutang relatif terhadap hutang yang terjadi karena periode pembayaran yang berbeda untuk bahan bakar dan gaji.

Tinggalkan komentar