Fortune 500 Eropa 2026: Mengungkap Perusahaan-Perusahaan Unggulan yang Menentukan Masa Depan Global Eropa

Menyambut tahun 2026, Fortune bersiap untuk meluncurkan edisi keempat dari daftar Fortune 500 Europe, yang merayakan perusahaan-perusahaan paling sukses di wilayah Eropa. Untuk memahami perusahaan-perusahaan ini dengan benar, kami akan mengadakan program webinar kelas master, wawancara dengan eksekutif, dan analisis mendalam tentang strategi. Ini akan berpuncak pada acara eksklusif di London untuk para CEO pada bulan September. Bagi pemimpin merek Fortune 500 Europe—dan mereka yang bercita-cita mencapainya—ini akan menjadi tempat satu atap untuk merayakan kesuksesan, belajar dari tantangan, dan membandingkan strategi dengan perusahaan sejenis.

Tahun lalu, daftar Fortune 500 merayakan ulang tahunnya yang ke-70. Meskipun daftar khusus Eropa ini lebih muda, tetapi tetap merayakan nilai-nilai yang sama: ketahanan, kemampuan beradaptasi, dan kesuksesan bisnis.

Sampul pertama Fortune 500, dirilis pada 1955.Leo Leonni

Sekarang adalah masa yang sulit untuk bisnis di Eropa. Dalam pidatonya di Davos minggu lalu, Presiden Donald Trump tidak terlalu memuji benua ini. Dia menyebut negara-negara Eropa karena berinvestasi dalam energi hijau, mengimpor terlalu banyak dari luar negeri, dan gagal mengendalikan migrasi besar-besaran. Organisasi yang berkantor pusat di Eropa sedang menghadapi pandangan ekonomi yang tidak pasti, lanskap geopolitik yang berubah-ubah, dan gelombang perubahan teknologi yang mengubah segalanya, dari pengembangan produk hingga manajemen talenta.

Baca selengkapnya: Trump bilang Eropa melakukan satu hal dengan benar: harga obat. ‘Pil yang harganya $10 di London, harganya $130 di New York atau Los Angeles’

Tapi, di Fortune, kami jauh lebih optimis tentang keadaan. Daftar Fortune 500 Europe tahun lalu menampilkan 36 perusahaan baru, menunjukkan masih ada ruang untuk bergerak—dan tumbuh—bahkan di tingkat bisnis tertinggi. Perusahaan-perusahaan ini berasal dari berbagai sektor, dari agribisnis hingga penerbitan, layanan keuangan hingga manufaktur.

MEMBACA  Red Oak Partners membeli saham Global Crossing Airlines senilai $8,600 oleh Investing.com

Eropa masih menjadi rumah bagi beberapa inovator terhebat di dunia. Mulai dari L’Oreal—yang telah sukses mengubah diri dari merek kecantikan menjadi perusahaan teknologi selama lebih dari satu dekade—hingga Nokia—yang awalnya adalah pabrik pulp di abad ke-19, lalu terkenal karena membuat ponsel yang sangat kuat, dan sekarang, teknologi jaringan yang menghubungkan segalanya, dari antena hingga pusat data.

Bisnis-bisnis Eropa memahami kekuatan untuk berubah, tetapi juga kekuatan warisan. Beberapa anggota daftar memiliki akar sejarah hingga ratusan tahun, termasuk Anheuser-Busch InBev, Banco Santander dan Barclays. Merek-merek ini membawa warisan dan pengalaman yang tidak tertandingi oleh beberapa pesaing global mereka.

Memasuki tahun keempat Fortune 500 Europe dan mulai menyusun daftar 2026, kami ingin merayakan pencapaian luar biasa dari beberapa perusahaan paling mengesankan di benua ini. Selama sembilan bulan ke depan, kami akan menjalankan serangkaian webinar yang mengeksplorasi apa yang membuat bisnis Fortune 500 Europe sukses. Dengan berbicara kepada para pemimpin dari perusahaan-perusahaan paling sukses di wilayah ini, sesi-sesi ini akan membahas cara mengatasi krisis talenta, memprioritaskan tujuan, dan mengukur ROI proyek AI—dan banyak lagi.

Ini akan berpuncak pada Forum CEO kami di London pada 16 September, pertemuan khusus undangan bagi mereka yang memimpin bisnis-bisnis ini, dan kesempatan untuk membandingkan strategi, berbagi ide, dan menjalin jaringan di antara komunitas para CEO.

Untuk belajar lebih lanjut, ikuti kami pada tanggal 11 Februari untuk bertemu dengan para editor dan dapatkan kesempatan untuk membentuk liputan serta menjadi bagian dari perayaan.

Cerita ini pertama kali muncul di Fortune.com

Tinggalkan komentar