Di saham energi nuklir, perusahaan yang paling banyak dapet perhatian adalah yang bikin reaktor dan kembangkan teknologi baru yang inovatif.
Di belakang layar sektor energi nuklir, ada perusahaan yang tidak terlalu menonjol. Mereka menyediakan jasa konstruksi dan engineering yang dibutuhin untuk menyalakan reaktor. Tapi justru bisnis kayak gini yang menarik investor yang paham potensi industri nuklir, mau dapet untung, tapi juga pengen batasi resiko.
Bakal AI ciptakan miliuner pertama di dunia? Tim kami baru rilis laporan tentang perusahaan kecil yang kurang dikenal, disebut “Monopoli yang Tak Tergantikan,” yang sediakan teknologi penting yang dibutuhin Nvidia dan Intel.
« Lanjut
Jenis strategi “pick-and-shovel” ini bawa kita ke Fluor (NYSE: FLR), yang lagi naik daun di 2026.
Sumber gambar: Getty Images.
Fluor adalah perusahaan engineering dan konstruksi dengan tiga kelompok bisnis: solusi perkotaan, solusi misi, dan solusi energi. Layanannya lengkap dari awal proyek sampai perawatan.
Untuk proyek energi nuklir dan pusat data, baru-baru ini mereka dapet banyak kontrak. Pada bulan Maret, Fluor tanda tangan perjanjian sama Terawulf, pengembangan infrastruktur digital, untuk perencanaan induk dan pra-konstruksi kampus pusat data. Terus, tanggal 6 April, mereka ngumumin kontrak sama X-energy untuk dukung pengembangan empat reaktor modular kecil.
Mereka juga punya banyak permintaan kedepan. Di akhir 2025, ada tunggakan $4.6 miliar untuk divisi energi mereka. Tapi, kita harus liat angka-angka itu lebih dalam untuk dapet gambaran lengkap Fluor sebagai investasi.
Layanan Fluor ngga cuma sektor energi. Tunggakan energi itu relatif kecil dibandingkan tunggakan $18.7 miliar untuk divisi solusi perkotaan di 2025.
Ini bukan kelemahan Fluor. Pendapatan yang beragam bisa bantu ngalamin perlambatan di bisnis lain. Tapi perlu dicatat, energi nuklir doang ngga bakal dorong bisnis ini maju. Pasar juga diperkirakan tumbuh lebih lambat dari yang dibayangin.
Di 2025, pasar energi nuklir global nilainya $40.4 miliar. Pada 2034, diperkirakan naik ke $52.6 miliar, menurut Fortune Business Insights.
Artinya, investor jangka panjang mungkin dapet untung paling besar. Mereka kasih waktu buat pasar nuklir berkembang jadi sumber pendapatan besar buat Fluor, sebagai tambahan divisi bisnis lainnya. Saham ini bisa terus bagus di 2026, tapi lebih baik pertimbangin beli saham secara bertahap, dari pada buru-buru beli sekarang.
Sebelum kamu beli saham Fluor, pikirin ini:
Tim Motley Fool Stock Advisor baru nemuin 10 saham terbaik buat investor……dan Fluor ngga ada di daftar itu. 10 saham yang masuk bisa hasilin keuntungan besar di tahun depan.
Contohnya, waktu Netflix masuk daftar ini pada 17 Desember 2004… kalo kamu invest $1.000 saat rekomendasi, kamu punya $498,522! Atau saat Nvidia masuk daflar ini pada 15 April 2005… kalo kamu invest $1,000, kamu punya $1,276,807!
Sekarang, perlu diingat rata-rata total return Stock Advisor adalah 983% — hasil yang lebih bagus dari Indeks S&P 500 yang cuma 200%. Jangan lewatkan daftar 10 saham terbaru Stock Advisor. Gabung sekarang.
« Lihat 10 sahamnya
*Stock Advisor returns bagian dari 26 April 2026.
Jack Delaney tidak punya posisi di saham manaun yang disebut. The Motley Fool tidak punya posisi di saham yang disebut. The Motley Fool punya kebijakan pengungkapan.
“Fluor Is Having a Big Year. Is Now Still a Good Time to Buy the Tock?” diterbitakon oleh The Motley Fool.