Eni Temukan Cadangan Gas Lebih dari 1 Tcf di Dekat Lapangan Bahr Essalam, Libya

Perusahaan energi Italia, Eni, mengumunkan dua penemuan gas di perairan Libya. Diperkirakan keduanya mengandung lebih dari satu triliun kaki kubik gas. Ini adalah bagian dari kegiatan eksplorasi terbaru mereka.

Penemuan ini ada di dua struktur geologi, yaitu Bahr Essalam Selatan 2 (BESS 2) dan Bahr Essalam Selatan 3 (BESS 3). Lokasinya sekitar 85 km lepas pantai dan 16 km di selatan ladang gas Bahr Essalam.

Operasi pengeboran dilakukan oleh sumur B2-16/4 dan C1-16/4 di kedalaman air kira-kira 650 kaki. Gasnya ditemukan di dalam Formasi Metlaoui, yang merupakan reservoir utama di daerah itu.

Data dari sumur-sumur ini menunjukkan reservoir yang berkualitas tinggi. Kapasitas produksinya sudah divalidasi oleh uji sumur di sumur pertama.

Lokasi BESS 2 dan BESS 3 yang dekat dengan infrastruktur yang ada di ladang Bahr Essalam diharapkan memudahkan integrasi cepat ke sistem produksi saat ini. Gas yang diambil akan digunakan untuk kebutuhan dalam negeri Libya dan juga diekspor ke Italia.

Ladang gas dan kondensat Bahr Essalam adalah situs produksi lepas pantai terbesar di Libya. Ladang ini terletak di Blok NC41 di Laut Mediterania, sekitar 120 km di barat laut Tripoli.

Mellitah Oil & Gas (MOG) memiliki dan mengoperasikan ladang ini. MOG adalah usaha patungan yang dimiliki bersama oleh Eni dan perusahaan minyak milik negara Libya, National Oil Corporation (NOC).

Produksi di Bahr Essalam dimulai pada tahun 2005 dengan fase satu. Keputusan investasi final untuk fase dua dicapai pada 2015, dan gas pertama dari fase ini didapat pada Juli 2018.

Eni sudah aktif di Libya sejak 1959 dan merupakan operator internasional utama di negara tersebut. Saat ini, perusahaan memproyeksikan produksi ekuitas sekitar 162.000 barel setara minyak per hari untuk tahun 2025.

MEMBACA  Inilah yang diharapkan Wall Street dari laporan pendapatan Q1 AmazonIni harapan Wall Street dari laporan pendapatan Q1 Amazon

Perusahaan sedang menjalankan tiga proyek pengembangan, dengan dua diantaranya diharapkan dimulai tahun ini.

Bulan lalu, Eni mengonfirmasi penemuan gas dan kondensat di Blok CI-501 lepas pantai Pantai Gading setelah pengeboran di sumur Murene South-1X. Perusahaan mengatakan temuan itu, bernama Calao Selatan, menunjukkan potensi dari kompleks saluran Calao.

Artikel “Eni discovers more than 1tcf of gas near Libya’s Bahr Essalam field” awalnya dibuat dan diterbitkan oleh Offshore Technology, sebuah merek milik GlobalData.

Informasi di situs ini disertakan dengan itikad baik hanya untuk tujuan informasi umum. Ini tidak dimaksudkan sebagai nasihat yang harus Anda andalkan, dan kami tidak memberikan pernyataan, jaminan, atau jaminan, baik tersurat maupun tersirat, mengenai keakuratan atau kelengkapannya. Anda harus mendapatkan nasihat profesional atau spesialis sebelum mengambil, atau tidak mengambil, tindakan apa pun berdasarkan konten di situs kami.

Tinggalkan komentar