Lonjakan kecerdasan buatan (AI) buka pintu baru buat Arm Holdings plc (ARM). Yang tadinya cuma perusahaan lisensi kekayaan intelektual (IP), sekarang jadi pemain penting di pasar chip. Arm kayanya siap dapat untung lebih cepet dari perkiraan, soalnya raksasa teknologi terus gelontorkan miliaran dolar ke pusat data dan infrastruktur AI.
CEO Rene Haas bilang, Arm mungkin bisa capai target $15 miliar untuk penjualan chip buatan sendiri lebih awal. Perkiraan itu ngeliat permintaan yang lebih kuat dari yang dibayangin, karena perusahaan-perusahaan pada rebutan daya komputasi buat dukung aplikasi AI generasi baru.
Haas bilang dia “sangat yakin” Arm bisa capai target itu sebelum akhir dekade ini. Waktu ngomong di Selasa, 2 Juni, dia ngeliat tren industri sekarang nunjukin jalur yang lebih cepet. Perebutan sengit buat bikin layanan AI dan perluas kapasitas pusat data bikin permintaan terus naik melebihi ekspektasi.
Karena itu, saham ARM yang udah naik 264,13% tahun ini, nyentuh rekor 52-minggu baru di $427,99 tanggal 2 Juni setelah komentar itu keluar. Dengan permintaan AI yang lebih panas dari dugaan, target itu mungkin sekarang jadi lebih deket dari yang keliatan.
## Tentang Saham Arm
Berkantor pusat di Cambridge, Inggris Raya, Arm Holdings ngembangin dan lisensin arsitektur prosesor dan IP terkait. Ini bikin chip buat smartphone, komputasi awan (cloud), sistem otomotif, dan perangkat industri.
Dengan kapitalisasi pasar hampir $425,5 miliar, mereka nyediain platform komputasi, desain sistem, dan alat pengembangan yang dipake perusahaan semikonduktor buat bikin hardware hemat energi dan berkinerja tinggi di pasar global.
Saham ARM naik 209,1% dalam 52 minggu terakhir, yang udah bikin banyak saham laen iri. Yang lebih keren lagi, saham ini naik 227% cuma dalam tiga bulan terakhir.
Lebih detailnya, saham ini melonjak 31,49% cuma dalam lima hari perdagangan terakhir. Ini nunjukin momentumnya gak melambat, malah tambah kenceng tiap minggunya.
Penilaian ini ngerefleksikan seberapa yakin pasar sama saham ini. Saham ARM sekarang diperdagangkan di 185,81 kali laba masa depan (forward adjusted earnings) dan 72,09 kali penjualan. Kedua angka ini jauh di atas rata-rata industri, nandain investor bayar mahal banget buat punya saham ini.
## Liat Lebih Dekat Laba Q4 Arm
Arm Holdings ngeluarin hasil Q4 FY2026 pada 6 Mei dan catetin rekor pendapatan kuartalan tertinggi. Pendapatan naik 20,1% dibanding tahun lalu jadi $1,49 miliar.
Pendapatan lisensi naik 29,2% jadi $819 juta, gara-gara permintaan platform yang kuat. Pendapatan royalti naik 10,5% jadi $671 juta, didorong AI Edge, AI fisik, AI cloud, dan royalti pusat data yang naik dua kali lipat.
Hasil ini dorong EPS non-GAAP ke rekor $0,60, sementara Arm terus tingkatkan investasi risetnya. Di neraca, Arm tutup kuartal dengan kas $2,8 miliar per 31 Maret.
Ke depannya, Arm kasih target pendapatan Q1 FY2027 sebesar $1,26 miliar, plus minus $50 juta. Ini artinya pertumbuhan sekitar 20% satu tahun (YoY). Pendapatan royalti dan lisensi sama-sama tumbuh 20% YoY, dengan panduan EPS non-GAAP $0,4, plus minus $0,04.
Arm juga kasi gambaran penuh buat investor jangka panjang. Pada FY2031, diproyeksikan pendapatan AGI CPU $15 miliar plus pendapatan IP $10 miliar, total jadi $25 miliar per tahun.
Perkiraan analis jga ngarah ke situ. Wall Street prediksi EPS Q1 FY2027 tumbuh 12,5% jadi $0,18. Setahun penuhnya, proyeksi pertumbuhan laba 30,2% jadi $1,12. Froyeksi FY2028 bahkan narik EPS naik 77,7% jadi $1,99.
## Apa Kata Analis Tentank Saham Arm?
Wall Street kasih rating “Moderate Buy” buat saham ARM. Dari 31 analis, 20 bilang “Strong Buy”, tiga “Moderate Buy”, tujuh “Hold”, dan satu “Strong Sell.”
Saham ARM udah diperdagagnkan di atas harga target rata-rata $264,71. Tapi target tertinggi di $425 nurunin potensi kenaikan 7,18% dari level sekarang.