Dua Penghasilan dan Ledakan Teknologi: Transformasi Kelas Menengah Atas menjadi Kelompok Berpenghasilan Terbesar di Amerika

Jumlah orang Amerika yang bisa menambah guac ke burrito bowl mereka tanpa rasa bersalah sudah bertambah banyak. Kelas menengah atas sekarang jadi kelompok penghasilan terbesar di AS, kata sebuah analisis terbaru dari American Enterprise Institute yang diliput Wall Street Journal.

Laporan itu bilang kalau kelas menengah bawah mengecil karena lebih banyak orang Amerika jadi kaya:

Pada 2024, 31% keluarga Amerika adalah kelas menengah atas. Bandingkan dengan cuma 10% pada 1979.

Laporan itu mendefinisikan kelas menengah atas sebagai keluarga dengan tiga orang yang penghasilannya $133 ribu sampai $400 ribu (dalam dolar 2024) — lima sampai 15 kali lipat garis kemiskinan federal.

Sementara itu, bagian rumah tangga Amerika yang hidup di atau dekat kemiskinan turun dari hampir 30% di 1979 menjadi di bawah 19% di 2024.

Kelas ‘Kami Nyaman’

Wall Street Journal mencatat, orang kelas menengah atas biasanya pekerja kerah putih dalam rumah tangga dengan dua penghasilan. Mereka diuntungkan oleh kemajuan wanita di dunia kerja dan naiknya gaji di bidang seperti teknik perangkat lunak. Banyak dari mereka adalah generasi boomer yang mendapat pembayaran pensiun besar karena keuntungan pasar saham.

Kebiasaan belanja kelompok ini mendorong naiknya barang dan jasa mewah, seperti tiket pesawat kelas satu, yang menjadi pendorong besar pertumbuhan ekonomi AS.

Tapi… ketidaksetaraan ekonomi juga tumbuh. Keluarga di kelompok pajak lebih tinggi melihat penghasilan mereka naik lebih besar, sementara 5% termiskin melihat pendapatan mereka menurun.—SK

Laporan ini pertama kali diterbitkan oleh Morning Brew.

The Fortune 500 Innovation Forum akan mengumpulkan eksekutif Fortune 500, pejabat kebijakan AS, pendiri top, dan pemikir untuk membantu menentukan masa depan ekonomi Amerika, 16-17 November di Detroit. Daftar disini.

MEMBACA  Ekonomi Perilaku dalam Adopsi Teknologi

Tinggalkan komentar