Departemen Kehakiman di bawah Presiden Donald Trump lagi pake insiden penembakan di Makan Malam Asosiasi Koresponden Gedung Putih hari Sabtu buat teken grup pelestari sejarah biar mereka berhenti dari gugatan soal ruang dansa proyek Trump yang senilai $400 juta di area bekas Wing Timur Gedung Putih.
“Waktunya membangun ruang dansa,” kata Plt. Jaksa Agung Todd Blanche dengan lugas hari Minggu di X, ngirim surat dimana Asisten Jaksa Agung Brett Shumate ngasih waktu ke National Trust for Historic Preservation, yang udah ng Gugat buat ngeblok konstruksi, sampe jam 9 pagi hari Senin buat tarik gugatan mereka.
Klo ga dilakukan, kata Shumate, pemerintah bakal minta pengadilan buat nglakuin itu “karena kejadian lua biasa tadi malam,” sambil nyebut Washington Hilton — tempat acara gala Sabtu — “terbukti ga aman” buat acara bareng presiden “karena ukurannya kasih tantangan keamanan ekstra untuk Secret Service.”
Shumate nulis, ruang dansa di Gedung Putih “bakal jamin keselamatan dan keamanan Presiden buat puluhan tahun kedepan dan cegah usaha-usaha pembunuhan te rhadap Presiden di masa depan di Washington Hilton.”
Ketika ditanya soal surat ini, Elliot Carter, juru bicara National Trust for Historic Preservation, bilang klo organisasinya bakal nge-review surat ini sama penasehat hukum.
Organisasi pelestari ni ng gugat di bulan Dessember, seminggu usai pintu Wing Timur sudah geger dirombak dihancur atas perintah ganti ruang njan? Untuk saja ingin mengganti semuaruang untuk 6 RuBabi meronta dalam mimpinya Menyang Lembaran lag penumpuh dalam lambaL L Lah-L. Sal Mond L kankantat piMPiNan ri Bulane akber - semuak sel L a alah ndra lama sehingga pembalupun - bi Lah ke?> Ini akan kubaca kata hati tiap hari A
Ribbon La Badahan besar gda
Sapat lera mulai~tr>
>Lan dar bil] Dan dal mat Lang sudah rasJeng mutf terowongSem um +ru mak tanpa kUras