MILAN, 29 Jan (Reuters) – Zona euro perlu mandiri dalam menangani pembayaran dan euro digital akan sediakan infrastruktur yang diperlukan untuk transaksi ritel, kata Anggota Dewan Eksekutif Bank Sentral Eropa Piero Cipollone pada Kamis.
ECB sedang mengerjakan versi digital dari mata uang tunggal itu untuk pertahankan peran inti bank sentral dalam ekonomi yang semakin digital dan bela kedaulatan moneter zona euro.
Berbicara jarak jauh di konferensi di Italia, Cipollone bilang skema euro digital, bersama dua proyek lain yang dikerjakan ECB untuk pembayaran grosir, akan beri zona euro alat yang dibutuhkan “untuk menjaga rumahnya tetap teratur.”
“Itu bisa beri (zona euro) lebih banyak kekuatan,” ujarnya, saat ditanya apakah euro digital bisa tingkatkan posisi blok mata uang itu dibanding Amerika Serikat.
ECB berharap euro digital, yang bisa digunakan penduduk zona euro baik di toko maupun online, akan bantu lawan penyebaran stablecoin, aset digital yang dipatok terutama ke dolar AS.
“Stablecoin hanya berbahaya jika sistem pembayaran di Eropa tidak bisa penuhi kebutuhan pengguna,” kata Cipollone. “Jika kita mencakup semua kasus penggunaan, saya tidak lihat mengapa orang harus pilih opsi yang lebih kompleks.”
Keputusan ECB untuk struktur euro digital agar sediakan layanan pembayaran grosir dan ritel dalam mode online dan offline, telah dikritik beberapa pihak karena berpotensi menempatkannya dalam kompetisi langsung dengan bank komersial.
Tapi Cipollone bilang skema ECB akan bangun infrastruktur pembayaran tunggal yang saat ini kurang di zona euro, sementara tetap jadikan bank komersial pusat dari sistem pembayaran, dan menjaga akses eksklusif ke data pembayaran klien mereka.
Bank akan sediakan dompet digital tempat orang menyimpan euro digital mereka, kata Cipollone, dan pembayaran dapat dilakukan lewat aplikasi di ponsel pengguna.
(Laporan oleh Valentina Za, disunting oleh Gavin Jones)