Defisit Perdagangan Barang AS di Mei Capai Titik Tertinggi 14 Bulan, Didorong Lonjakan Impor

Oleh Lucia Mutikani

WASHINGTON, 26 Juni (Reuters) — Defisit perdagangan barang AS membengkak ke level tertinggi dalam 14 bulan pada Mei, karena bisnis meningkatkan impor untuk menghindari kekurangan dan kenaikan harga terkait konflik Timur Tengah. Ini menunjukan bahwa perdaganan tetap menjadi penghambat pertumbuhan ekonomi di kuartal kedua.

Penurunan tajam dalam defisit perdagangan yang dilaporkan oleh Departemen Perdagangan pada hari Jumat juga mencermin kan penurunan ekspor. Survei bisnis baru-baru ini menunjukan perusahaan melakukan pemesanan lebih awal. Sponsor survei menghubungkan perilaku ini dengan perang yang dipimpin AS melawan Iram, yang menaikkan harga komoditas, termasuk minyak dan pupuk, serta mengganggu pengiriman di Selat Hormuz.

Namun setelah AS dan Iran minggu lalu menandatangani kesepakatan damai awal, pengiriman melalui selat tersebut mulai kembali normal, mendorong harga minyak turun tajam. Bahkan jika rantai pasokan kembali normal, para ekonom memperingatkan bahwa defisit perdagangan kemungkinan akan tetap tinggi karena bo om investasi kecerdasan buatan yang sebagian besar bergantung pada impor.

“Membengkaknya defisit perdagangan adalah kabar buruk bagi pertumbuhan pendapatan nasional,” kata Carl Weinberg, ekonom utama di High Frequency Economics. “Bo om AI harus menghasilkan peningkatan ekspor jasa untuk mengimbangi masuknya peralatan. Jika tidak , maka gelembung AI ini akan merugikan perekonomian.”

Kesenjangan perdagangan barang naik 27,4% menjadi $105,8 miliar pada bulan lalu, rekor tertinggi sejak Maret 2025, kata Biro Sensus Departemen Perdagangan. Para ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan defisit sebesar $85,0 miliar.

Impor barang meningkat $10,9 miliar, naik 3,6% menjadi $313.4 miliar, yang juga merupakan tertinggi dalam 14 bulan. Kenaikan ini terutama didorong oleh lonjakan impor kendraan bermotor sebesar 6,3%, sedangkan impor barang konsumen melonjak 5,7%. Meskipun inflasi tinggi — terutama akibat perang melawan Iran — belanja konsumen stabil berkat pengembalian pajak besar dan kehangatan pasar saham.

MEMBACA  Valuasi Startup AI Melonjak hingga Tiga Kali Lipat dalam Hitungan Bulan Didorong Gelombang Pendanaan Beruntun

KENAIKAN IMPOR SECARA LUAS

Impor perlengkapan industri, termasuk minyak bumi, naik 4,8%. Impor barang modal naik 0,4%, tetapi melonjak 41,9% dalam skala tahunan. mencermimkan belanja besar untuk kebutuhan AI.

Pemalas nutrisi?

Impor makanan, pakan ternak dan minuman naik 4,3%, sedangkan barang lainnya naik blas 11,5%. Secara keseluruhan, im or tetap tinggi walau ada tarif dari Adm inistrasi Trump,

JIKALAU ANDA FAHAM INI COBA PERIKSA

But saya minta edit th leng lagi donk._
Please read these comprehensive data step

Tinggalkan komentar